|
Daftar Persiapan Perkawinan
Detail pribadi dapat berbeda-beda. Kalian dapat mempergunakan lembar ini sebagai panduan. Silakan sesuaikan dengan kepentingan dan pilihan kalian.
Sekurangnya Tiga Bulan Sebelum Perkawinan:
Temui Pastor untuk membicarakan rencana perkawinan.
Minta Formulir Pendaftaran Perkawinan dan melengkapi persyaratan.
Melengkapi persyaratan mendapatkan Akte Perkawinan Catatan Sipil.
Cari info mengenai sewa gedung untuk resepsi.
Mengikuti Kursus Persiapan Perkawinan.
Hubungi penata bunga.
Hubungi paduan suara.
Hubungi putera altar dan lektor.
Hubungi photographer / videographer.
Hubungi katering.
Hubungi entertainer untuk resepsi.
Siapkan busana pengantin, cincin, dll.
Siapkan daftar undangan.
Cetak undangan dan teks upacara perkawinan.
Pilih bacaan-bacaan Kitab Suci.
Pilih menu untuk resepsi.
Kirim undangan.
Hubungi mereka semua yang terlibat dalam upacara (saksi, pengiring, dll). Beri mereka gagasan akan apa yang kalian inginkan.
Satu Minggu Sebelum Perkawinan:
Jadwalkan gladi bersih. Pastikan bahwa mereka yang terlibat dapat menghadirinya; jika berhalangan, pastikan mereka tahu tugas tanggung-jawabnya.
Siapkan Iura Stolae untuk pastor, dan sumbangan sukasyukur untuk gereja, paduan suara dan putera altar. Mempelai laki-laki hendaknya menyerahkannya sebelum upacara.
Sehari Sebelum Perkawinan:
Sambut Sakramen Tobat.
Jangan begadang; simpan tenaga untuk keesokan hari!
Hari Perkawinan:
Sarapan cukup.
Mempelai laki-laki dan pengiringnya sebaiknya datang setengah jam sebelum upacara untuk menanggulangi masalah-masalah yang mungkin terjadi di saat-saat terakhir. Mempelai laki-laki menyerahkan Iura Stolae dan sumbangan sukasyukur sebelum upacara dimulai.
Mereka semua yang terlibat hendaknya datang tepat waktu.
Tenang dan nikmati upacara. SENYUM!
Pusatkan perhatian pada pesan kasih Allah bagi kalian.
sumber : “Computer Catholic Wedding Planner”; written by Fr Richard Lonsdale; ©2002 by Catholic 1 Publishing
Diperkenankan mengutip / menyebarluaskan artikel di atas dengan mencantumkan: “diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin Fr. Richard Lonsdale.”
|