
I.
|
“Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.” (Ul 6:5, Mat 22:37-39). Perintah pertama ini sejajar dengan tiga perintah pertama dari Sepuluh Perintah Allah yang diberikan kepada Musa.
|
II.
|
“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” (Im 19:18, Mat 22:37-39). Perintah yang kedua ini sejajar dengan ketujuh perintah berikutnya.
|
1.
|
Jangan menyembah berhala, berbaktilah kepada Tuhan saja, dan cintailah Tuhan lebih dari segala sesuatu. Artinya kita menyembah hanya Tuhan saja, terutama melalui doa, dan tidak mencintai sesuatu yang lain lebih daripada Tuhan.
|
2.
|
Jangan menyebut Nama Tuhan Allah dengan tidak hormat. Hormatilah nama Tuhan karena nama Tuhan itu kudus.
|
3.
|
Kuduskanlah hari Tuhan. Pada hari Minggu dan pada hari-hari pesta wajib lainnya, orang beriman berkewajiban untuk ambil bagian dalam Misa, dan janganlah melakukan pekerjaan yang dilarang pada hari itu.
|
4.
|
Hormatilah ibu bapamu. Mencintai, membantu, menghormati serta mentaati orangtua.
|
5.
|
Jangan membunuh. Kita harus merawat tubuh kita, dan tidak melukai orang lain secara tidak adil, baik secara fisik maupun dengan perkataan (Mat 5:21-26). Menyalahgunakan alkohol dan obat-obatan terlarang adalah dosa (Gal 5:21). Kita diperkenankan untuk membela diri; namun demikian, membunuh untuk membalas dendam adalah dosa. Aborsi adalah pembunuhan terhadap kehidupan yang tak berdosa (Luk 1:15, 41, 44, Mzm 139:13, Yes 13:18).
|
6.
|
Jangan berzinah. Perintah keenam ini melarang segala bentuk dosa seksual, perzinahan (Gal 5:16-24, 1Kor 6:15-20, Ef 5:5-6, Mat 15:19, Why 22:15), pikiran kotor, percabulan (Mzm 101:3, Mat 5:27, Yeh 16:25), pakaian yang tidak sopan (Yes 3:16-24, 1Tim 2:9-10, 1Pet 3:1-6), kelakuan homoseksual (Kej 19:1-29, Rom 1:24-27, 1Kor 6:9, 1Tim 1;10), penggunaan alat-alat kontrasepsi (Kej 1:28, Mzm 127:3-5, Kej 38:8-10).
|
7.
|
Jangan mencuri. Jika seseorang mencuri, ia harus membayar ganti rugi dan segera mengembalikan barang yang dicurinya kepada pemiliknya.
|
8.
|
Jangan bersaksi dusta tentang sesamamu. Berbohong, memfitnah, mencemarkan nama baik adalah dosa.
|
9.
|
Jangan mengingini isteri sesamamu. Perintah ini mengajarkan bahwa pikiran-pikiran cemar yang disengaja adalah dosa (Mat 5:27-28).
|
10.
|
Jangan mengingini milik sesamamu secara tidak adil. Kitab Suci memperingatkan kita terhadap keterikatan kepada barang-barang duniawi (Mat 19:16-30, Luk 6:20-26, 12:13-31, Yak 5;1-6).
|
1.
|
Engkau harus mengikuti misa kudus dengan khidmat pada hari Minggu dan hari raya.
|
2.
|
Engkau harus mengaku dosamu sekurang-kurangnya satu kali dalam satu tahun.
|
3.
|
Engkau harus sekurang-kurangnya menerima komuni kudus pada waktu Paska dan dalam bahaya maut.
|
4.
|
Engkau harus merayakan hari raya wajib.
|
5.
|
Engkau harus mentaati hari puasa wajib.
|
1.
|
Kesombongan
Ada dua jenis kesombongan: manusia beranggapan bahwa ia dapat mencapai keselamatan tanpa bantuan dari Tuhan; atau manusia beranggapan bahwa ia dapat menerima pengampunan dari kemahakuasaan dan kerahiman Allah, tanpa bertobat, dan menjadi bahagia, tanpa jasa apa pun.
|
2.
|
Keputusasaan
Manusia berhenti mengharapkan dari Tuhan keselamatan pribadinya. Dengan demikian ia menentang kebaikan Allah, keadilan-Nya - karena Tuhan selalu setia pada janji-Nya - dan kerahiman-Nya.
|
3.
|
Ketidakpercayaan
Tidak menghiraukan kebenaran yang diwahyukan atau menolak dengan sengaja untuk menerimanya.
|
4.
|
Iri hati akan kebaikan orang lain.
|
5.
|
Kemauan keras hidup dalam dosa.
|
6.
|
Penolakan ampunan ilahi pada saat terakhir.
|
Kebajikan:
|
suatu kebiasaan baik, yaitu kebiasaan untuk melakukan yang baik dan menjauhkan diri dari yang jahat.
|
Kebiasaan buruk:
|
suatu kebiasaan buruk, yaitu kebiasaan untuk berbuat dosa.
|
7 Kebajikan:
|
kerendahan hati, kemurnian, kemiskinan, kelemahlembutan, kesederhanaan, kasih persaudaraan, ketekunan.
|
7 Dosa Pokok:
|
sombong, cabul, serakah, marah, rakus, iri hati, malas.
|
3 Kebajikan Ilahi:
|
Iman, Harapan dan Kasih (1Kor 13:13)
|
4 Kebajikan Pokok:
|
Kebijaksanaan, Keadilan, Keberaniaan dan Penguasaan diri
|