Satu Tuhan
Satu Tubuh
Satu Umat

Tentang Adorasi Sakramen Mahakudus, Konsili Vatikan II menyatakan, “Karena tinggal dekat dan bersatu dengan Kristus, mereka (umat) menikmati keakraban yang mesra dengan-Nya dan mempersembahkan doa yang merasuk dalam hati bagi Dia untuk mereka sendiri, untuk mereka yang mereka sayangi, untuk perdamaian dan penyelamatan dunia” (Konstitusi Liturgi).

Duabelas dasar biblis dan duabelas ajaran Gereja yang menjelaskan pentingnya dan perlunya kebutuhan untuk memakai waktu satu jam per minggu dengan Yesus dalam Sakramen Mahakudus:


DASAR BIBLIS

1. Ia hadir di situ! Aku-lah Roti hidup yang turun dari surga (Yoh 6:51)

2. Siang dan malam Yesus tinggal dalam Sakramen Mahakudus, karena cinta-Nya yang tak terbatas bagimu! Lihatlah Aku menyertaimu senantiasa sampai akhir jaman. Aku telah mengasihimu dengan cinta yang kekal, demikian Aku selalu memperhatikan kamu. (Mat 28:20; Yer 31:3)

3. Setiap jam yang kamu gunakan bersama Yesus akan memperdalam damai IlahiNya dalam hatimu. Datanglah kepada-Ku kamu yang letih berbeban berat dan Aku akan memberi rasa lega kepadamu. Buanglah segala kekhawatiran dan serahkan pada-Nya karena Ia memperhatikan dirimu. (Mat 11:28; 1 Ptr 5:7)

4. Yesus akan memberimu semua rahmat yang engkau butuhkan untuk berbahagia dalam hidup. Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah kita itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke air kehidupan. (Why 7:17)

5. Setiap saat yang engkau alami bersama dengan Kehadiran-Nya dalam Ekaristi akan meningkatkan hidup IlahiNya dalam dirimu dan memperdalam hubungan pribadi dan persahabatan dengan Dia. Aku datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam kelimpahan. Aku-lah pokok anggur, kamu adalah cabang-cabangnya. Ia yang tinggal dalam Aku dan Aku dalam dia, akan menghasilkan buah berlimpah, terpisah dari-Ku kamu tak dapat berbuat apa-apa. (Yoh 10:10; 15:5).

6. Setiap jam yang engkau nikmati bersama Yesus di bumi akan membuat jiwamu lebih indah dan mulia kekal di surga. Barangsiapa yang merendahkan dirinya akan ditinggikan. Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tak berselubung, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan Allah yang semakin besar. (Luk 18:14; 2 Kor 3:18)

7. Yesus akan memberkatimu, keluargamu dan seluruh dunia berkat jam iman ini yang engkau alami bersama-Nya dalam Sakramen Mahakudus. Berbahagialah kamu yang meskipun tak melihat namun percaya. Iman dapat memindahkan gunung. Apa yang dibutuhkan adalah iman. Lihat, Aku membuat semuanya menjadi baru. (Yoh 20:29; Mrk 11:23; Mrk 5:36; Why 21:5)

8. Untuk damai di negeri kita! Jika umat-Ku merendahkan diri sendiri dan berdoa, dan mencari kehadiran-Ku ... Aku akan menghidupkan lagi tanah mereka. (2 Taw 7:14)

9. Setiap saat yang engkau alami bersama Yesus dalam Sakramen Mahakudus membawa kegembiraan bagi Hati-Nya yang Mahakudus. (Ams 8:31)

10. Jika engkau menatap Hosti Suci, engkau menatap Yesus, Putra Manusia. Inilah kehendak BapaKu, yaitu supaya setiap orang yang memandang Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir jaman. (Yoh 6:40)

11. Yesus secara tak terbatas layak menerima syukur dan sembah bakti kita yang tiada hentinya. Karena Ia telah melakukan segalanya bagi keselamatan kita. Anak Domba yang telah disembelih itu layak untuk menerima kuasa dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian! (Why 5:12)

12. Yesus minta kepadamu untuk mengasihi Dia dengan memakai waktu satu jam yang tenang bersama-Nya setiap minggu dalam Sakramen Mahakudus. Dimana hartamu, disitulah hatimu. Tak dapatkah kamu berjaga-jaga satu jam saja bersama-Ku? (Mat 6:21; 26:40)


AJARAN GEREJA

1. Inilah undangan pribadi Yesus padamu! Yesus menunggumu dalam Sakramen Cinta Kasih. (Yohanes Paulus II, Dominicae Genae, art. 3)

2. Engkau sangat dibutuhkan! Gereja dan dunia sangat membutuhkan Adorasi Ekaristi. (Dominicae Genae, art. 3)

3. Waktu jammu bersama Yesus akan memberi silih bagi segala kejahatan dunia, dan akan membawa damai di bumi. Gereja menyatakan, “Marilah kita bermurah hati untuk memakai waktu menemui Dia.... Semoga adorasi kita tak pernah berhenti.” (Dominicae Genae, art. 3)

4. Engkau akan bertumbuh secara rohani setiap waktu engkau alami bersama Yesus! Komitmen pokok dan, terutama, rahmat yang nampak dan sumber kekuatan adikodrati bagi Gereja sebagai Umat Allah adalah memelihara dan maju secara tetap dalam kehidupan Ekaristi dan kesalehan Ekaristi dan untuk berkembang secara rohani dalam iklim Ekaristi. (Yohanes Paulus II, Redemptor Hominis, art. 20)

5. Yesus berharap kepadamu! Setiap anggota Gereja, terutama uskup-uskup dan imam-imam, harus waspada untuk mengawasi agar supaya sakramen cinta kasih ini menjadi pusat hidup Umat Allah, sedemikian rupa sehingga melalui seluruh manifestasi adorasi yang pantas, Kristus berhak untuk menerima kasih untuk kasih dan sungguh menjadi hidup bagi jiwa-jiwa. (Redemptor Hominis, art. 20)

6. Yesus mengharapkan lebih darimu, lebih dari sekedar Misa hari Minggu! Gereja Katolik selalu dan masih terus memberi pemujaan latria kepada Sakramen Ekaristi, tidak hanya selama Misa, tetapi juga di luar itu, menyediakan Hosti yang Terkonsakrir dengan sungguh hati-hati, menampakkannya untuk penyembahan yang khidmat. Mengunjungi Sakramen Mahakudus adalah … suatu bukti pernyataan syukur, ungkapan cinta, dan kewajiban adorasi pada Kristus Tuhan kita. (Paulus VI, Mysterium Fidei, art 56 dan 66)

7. Jika Sri Paus sendiri memberi anda undangan khusus untuk mengunjungi dia di Vatikan, penghormatan ini tak ada artinya dibandingkan dengan kehormatan dan martabat bahwa Yesus menganugerahi anda dengan undangan untuk menikmati satu jam seminggu bersama-Nya dalam Sakramen Mahakudus. Ekaristi Ilahi menganugerahi umat Kristiani martabat yang tak ada bandingannya. (Mysterium Fidei, art. 68)

8. Siang malam Yesus tinggal dalam Sakramen Mahakudus karena anda adalah pribadi yang terpenting di dunia bagi Dia! Di balik penampakan bentuk / rupa, Kristus dikandung di dalamnya, Kepala dari Gereja yang tak tampak, Penebus Dunia, Pusat segala hati. Dari padanya mengalir penyembahan (adorasi) yang diarahkan pada Ekaristi Ilahi mendorong jiwa untuk memelihara suatu cinta kasih yang bersifat sosial. (Mysterium Fidei, art 70 dan 71)

9. Waktu yang terbaik yang anda gunakan di bumi adalah waktu bersama Sahabat-mu yang terbaik, Yesus dalam Sakramen Mahakudus! Betapa besar nilai pembicaraan bersama Yesus (dalam Sakramen Mahakudus), karena tak ada sesuatupun yang lebih menghibur di bumi, lebih berdaya untuk maju dalam jalan kesucian. (Mysterium Fidei, art. 70)

10. Sama seperti engkau tidak dapat menatap matahari tanpa menerima sinar terangnya, demikian juga engkau tak dapat datang kepada Yesus dalam Sakramen Mahakudus tanpa menerima pancaran sinar ilahi rahmat-Nya, cinta-Nya, damai-Nya. Kristus sungguh Imanuel, yaitu, Allah beserta kita. Siang dan malam Ia ada di tengah kita. Ia tinggal bersama kita penuh rahmat dan kebenaran. (Mysterium Fidei, art. 68)

11. Melalui belas kasih yang bersifat mengubah (kita), Yesus menyatukan hati kita dengan hati-Nya. Yesus tinggal dalam Ekaristi Suci sehingga Ia membaharui moralitas, memelihara keutamaan-keutamaan, menghibur yang sakit, menguatkan yang lemah. la mengajukan DiriNya sebagai teladan bagi mereka yang datang kepada-Nya supaya semua mau belajar menjadi serupa dengan-Nya, lembut dan rendah hati dan tidak mencari kepentingan dirinya sendiri tetapi kepentingan Allah. (Mysterium Fidei. art. 69)

12. Jika Yesus sungguh nyata nampak dalam Gereja, setiap orang akan segera menyambut-Nya. Ia tinggal tersembunyi dalam Hosti Kudus, dalam bentuk / rupa roti, karena Ia memanggil kita pada iman. Sakramen Mahakudus adalah … hati yang hidup dari setiap gereja. Dan adalah kewajiban kita yang manis untuk menghormati dan bersembah sujud dalam Hosti Kudus yang mata kita dapat melihat, Sabda yang Menjelma yang tak dapat kita lihat, dan Dialah yang tanpa meninggalkan surga, dihadirkan di depan kita. (Paulus VI)


Tuhan kita datang membantu kita dalam setiap pencobaan besar dengan devosi khusus. Pencobaan sekarang dan akan datang Gereja dan bangsa-bangsa lebih besar daripada masa manapun juga, dan penganiayaan ini lebih berbahaya daripada pada masa lalu. Karena itu, devosi yang Allah kirimkan untuk membantu Gereja-Nya dan bangsa-bangsa pada masa kini adalah devosi pada Ekaristi yang Mahakudus. Ini adalah yang tertinggi di antara semua devosi-devosi. Kepercayaan kami adalah bahwa pembaharuan dunia akan terjadi hanya karena Ekaristi Kudus. (Paus Leo XIII)

Devosi kepada Ekaristi adalah yang paling mulia karena Allah yang menjadi obyeknya; adalah yang paling menguntungkan bagi keselamatan, karena memberi kita Asal segala Rahmat; adalah yang paling manis, karena Tuhan sendiri adalah Yang Termanis. (Paus Pius X)

Dalam pengantar pada Mysterium Fidei (Misteri Iman), pada bagian doktrin dan ibadat bagi Yesus dalam Ekaristi Kudus, Paus Paulus VI menjelaskan bahwa ia menulis ensiklik ini supaya harapan tumbuh (dengan Konsili Vatikan II), supaya berkembang suatu kesalehan ekaristik yang sekarang menyebar ke seluruh Gereja, janganlah frustasi oleh penyebaran pendapat-pendapat palsu. Kunjungan pada Sakramen Mahakudus ... adalah harta yang terbesar dari Iman Katolik. Itu menyuburkan cinta kasih sosial dan memberi kita kesempatan untuk adorasi dan ungkapan syukur, untuk silih dan permohonan .... Adorasi pada Sakramen Mahakudus (adalah) ... dalam keselarasan penuh dengan ajaran Konsili Vatikan II. (Paus Yohanes Paulus II, Phoenix Park, Irlandia, 1979)

Dengan sesungguhnya, Adorasi Abadi, yang diadakan di gereja-gereja di kota, bahkan di beberapa tempat diadakan pada malam hari, telah memperkaya ciri dan kekhasan Kongres ini. Saya berharap bentuk Adorasi Abadi seperti ini, dengan eksposisi permanen dari Sakramen Mahakudus, akan diteruskan di masa depan. Secara khusus, saya berharap bahwa buah dari Kongres ini akan menghasilkan pendirian Adorasi Abadi Ekaristi di semua paroki dan komunitas-komunitas Kristiani di seluruh dunia. (Paus Yohanes Paulus II, Juni 1993, homili pada Kongres Ekaristi Internasional ke-45 di Seville, Spanyol)

Di luar perayaan Ekaristi, Gereja berhati-hati untuk menghormati Sakramen Mahakudus.... Tetap dalam keheningan di depan Sakramen Mahakudus, Kristus-lah secara total dan sungguh hadir yang kita temukan, yang kita sembah dan dengan-Nya kita mengadakan kontak. (Paus Yohanes Paulus II, Mei 1996, surat kepada Uskup dari Liege)


ADORASI ABADI EKARISTI: KASIHNYA UNTUK SELAMANYA!

Dalam sebuah surat kepada seorang anak yang menyiapkan diri untuk menyambut Komuni Pertama, Paus Yohanes Paulus II menulis tentang Ekaristi Kudus, “Yesus adalah Sahabat terbesar yang pernah kamu punyai … katakan pada-Nya rahasia-rahasiamu, katakan pada-Nya kegembiraan-kegembiraanmu dan hal-hal yang membuatmu sedih. Katakan pada-Nya tentang orang-orang yang kamu kasihi.”

Yesus mengundangmu bersama-Nya untuk khusus satu Jam Suci per minggunya. Jam ini dapat engkau pakai untuk apa saja yang engkau inginkan; Engkau dapat membawa buku-buku doamu, pakailah buku-buku di kapel, bacalah Kitab Suci, doakanlah rosario, atau hanya duduk, relaks dan nikmatilah damai yang manis yang datang karena ada bersama Kehadiran dari Seorang yang mengasihimu sungguh-sungguh.

Mungkin engkau merasa tak dapat berdoa sungguh-sungguh. Janganlah hal ini mengecilkan hatimu. Justru kenyataan bahwa engkau mengambil waktu secara khusus setiap minggu berada bersama Yesus dalam Sakramen Mahakudus sudah menyenangkan Dia, sungguh, dan itu sendiri adalah suatu doa dari iman yang teguh.

Adorasi Abadi Ekaristi berlangsung selama kasih Tuhan kita dalam Sakramen Mahakudus tinggal, yang tentu berlangsung selamanya. Selama Yesus mengasihi kita dan mau tinggal siang malam bersama kita, maka kita mau mengasihi Dia juga bersama-Nya siang dan malam. Paus Yohanes Paulus II berkata: “Dialah Allah yang dekat, Allah yang menjagai kita, Allah yang telah memilih untuk tinggal bersama kita. Kalau seorang punya iman akan Kehadiran-Nya yang Riil, mudahlah untuk dekat dengan Dia, menyembah Kasih dari segala kasih, mudahlah untuk mengerti ungkapan-ungkapan kasih yang dengannya, berabad-abad, umat Kristiani mengelilingi Ekaristi.” (Kongres Ekaristi, Peru, 1988)


Yesus mengundang anda menggunakan waktu sejam saja bagi Dia!

Hanya satu waktu saja Yesus minta dari sahabat-sahabat-Nya, satu hal saja, yaitu ketika Ia dalam sengsara di Taman Getsemani. Ia berkata kepada mereka, “Tidakkah kamu dapat berjaga satu jam saja bersama Aku?” (Mat 26:40)

Bayangkanlah seandainya Bunda Maria, Sri Paus, atau Presiden mengundang anda untuk mengesampingkan satu jam khusus bagi mereka per minggu. Anda akan merasa menjadi seorang yang paling penting di dunia! Anda akan bergembira sekali. Anda akan mengatakannya kepada teman-teman anda. Anda akan teliti / setia setiap minggu menata waktu / jadwal. Anda tak akan membiarkan sesuatu akan mencampuri pertemuan dengan seorang sepenting Bunda Maria, Bapa Suci, atau Presiden. Apakah anda akan menanggapi undangan Tuhan kita itu dengan antusiasme yang kurang daripada itu?

Apakah Yesus itu cukup penting bagi anda untuk dapat mengesampingkan satu jam khusus bersama-Nya? Hanya satu jam, per minggu, hanya itulah yang Ia minta.

Dalam setiap hal yang anda lakukan, taruhlah Allah di tempat pertama, dan Ia akan mengarahkanmu dan memahkotai segala usaha-usahamu dengan sukses. (Keb. 3:6-10)

Supaya kita dapat memelihara waktu berjaga dalam doa secara terus-menerus di hadapan Sakramen Mahakudus, Adorasi Abadi Ekaristi, maka perlu setiap orang mendaftarkan jamnya. Perlulah setiap orang mendaftar untuk memakai spesial satu jam dengan Yesus per minggu, sebagai contoh: Kamis pukul 3 siang. Dengan cara ini, kita dapat mengorganisir seluruh 168 jam per minggu sehingga dipastikan seorang bersama Yesus sepanjang waktu.

Kadang-kadang, karena Yesus terselubung dalam Hosti Kudus, orang mengabaikan kasih dan kehadiran-Nya begitu saja. Orang tertentu ragu-ragu untuk membuat komitmen spesial satu jam, dan membiarkan orang lain sajalah yang datang kepada Yesus dalam Sakramen Mahakudus.

Imanmu dapat membuat komitmen ini mudah! Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat (Ibr 11:1). Iman anda akan membantu untuk mewujudkan hal ini dengan keyakinan: Hal yang paling penting yang akan kukerjakan minggu ini ialah memakai waktu satu jam bersama Yesus dalam Sakramen Mahakudus. Pikirkan kata-kata paus, “Yesus menanti anda dalam Sakramen Cinta Kasih” (Dominicae Cenae, art. 3).

Kemauan anda untuk memilih jam tertentu adalah ungkapan iman yang berarti bagi Yesus dalam Sakramen Mahakudus. Dengan memakai waktu khusus sejam menyembah Yesus per minggu, anda nyatakan kepada-Nya bahwa anda mengasihi dan menyambut Dia.

Janganlah takut untuk mengambil waktu sejam, karena ada banyak waktu yang tak dapat anda ambil. Akan ada sistem pergantian untuk menyelaraskan diri dengan keadaan-keadaan khusus atau darurat. Pikirkanlah kata-kata Kitab Suci: “Kuatkanlah hatimu, berdirilah, Ia memanggil engkau.” (Mrk 10:49)

Ketika engkau sampai di surga, Yesus akan terus selamanya berterima kasih dan mengasihimu karena kesetiaanmu memakai waktu bersama-Nya sejam khusus dalam Sakramen Mahakudus per minggu. Karena itulah Ia berkata, “Berbahagialah mereka yang tidak melihat tetapi percaya.” (Yoh 20:29)


Pusat Spiritualitas Keuskupan Surabaya
JI. Dharmahusada Permai XII/5; N - 403
Telp: (031) 5935656     Fax: (031) 5942799
E-mail: adorasiabadi@gmail.com

Diterjemahkan oleh: V. Sutikno Pr
dari: Missionaries of the Blessed Sacrament, P.O. Box 1701, Plattsburgh, NY 12901
Ph: (518)-561-8193 Fax: (518) 566-7103, e-mail: ACFP2000@aol.com
website: www.ACFP2000.com