Paus Fransiskus

Jorge Mario Bergoglio dilahirkan pada tanggal  17 Desember 1936 di Flores, Buenos Aires City, Argentina sebagai yang sulung dari kelima anak pasangan Mario José Bergoglio dan Regina María Sívori. Ayah dan ibunya berasal dari keluarga imigran Italia.

Jorge mengenyam pendidikan dan mendapatkan gelar dalam bidang Teknik Kimia, akan tetapi ia kemudian merasakan panggilan untuk menjadi seorang imam. Akhirnya, pada tanggal 11 Maret 1958 Jorge menggabungkan diri di seminari Yesuit di Villa Devoto, Buenos Aires City. Menjelang usianya yang ke-33 tahun, pada tanggal 13 Desember 1969, Jorge ditahbiskan sebagai imam oleh Uskup Agung Ramón José Castellano. Pada tanggal 22 April 1973, P Bergoglio mengucapkan kaul kekalnya di Serikat Yesus.

FOTO KELUARGA. Dari kiri ke kanan: Alberto Horacio, Jorge Mario, Oscar Adrian, Marta Regina. Di depan: Maria Elena, Regina Maria Sivori dan Mario Jose Bergoglio.
Pada tanggal 20 Mei 1992, Paus Yohanes Paulus II menunjuknya sebagai Uskup Tituler Auca dan Uskup Auksilier Buenos Aires. Tahbisannya sebagai uskup dilangsungkan pada tanggal 27 Juni 1992. Mottonya sebagai uskup adalah "Miserando atque eligendo" ("sebab Ia melihatnya melalui mata belas-kasihan dan memilihnya") diambil dari homili Venerabilis Bede atas Matius 9:9-13 mengenai panggilan Matius. Perikop ini sangat istimewa bagi Paus sebab - ketika usianya tujuhbelas tahun -, sesudah menyambut Sakremen Pengakuan pada Pesta St Matius pada tahun 1953 - ia merasakan kerahiman Allah dalam hidupnya pula panggilan untuk menjadi imam seturut teladan St Ignatius Loyola.

Selanjutnya, pada tanggal 3 Juni 1997, Uskup Bergoglio diangkat sebagai Uskup Koajutor Keuskupan Agung Buenos Aires dengan hak suksesi otomatis. Oleh sebab itu, setelah wafat Kardinal Antonio Quarracino, pada tanggal 28 Februari 1998 Uskup Bergoglio menggantikan posisinya sebagai Uskup Agung Buenos Aires.

Pada konsistori 21 Februari 2001, Uskup Agung Bergoglio diangkat sebagai kardinal oleh Paus Yohanes Paulus II dengan gelar Kardinal Imam dari St Robertus Bellarminus. Sebagai kardinal, Bergoglio ditunjuk untuk menempati lima posisi administratif dalam Kuria Romawi, sebagai anggota Kongregasi Ibadat dan Tata Tertib Sakramen, Kongregasi Klerus, Kongregasi Lembaga Hidup Bakti dan Serikat Hidup Rasuli, Dewan Kepausan Keluarga, Komisi untuk Amerika Latin.

Kardinal Bergoglio dikenal karena kerendahan hati, doktrinnya yang konservatif dan komitmennya pada keadilan sosial. Ia sendiri mengamalkan gaya hidup sederhana: tinggal di sebuah apartemen kecil, dan bukannya di kediaman uskup yang nyaman, memilih naik kendaraan umum dan memasak makanannya sendiri.

Pada tanggal 8 November 2005, Bergoglio dipilih sebagai Ketua Konferensi Waligereja Argentina, jabatan yang diembannya selama dua periode berturut-turut hingga 8 November 2011.

Dengan pengunduran diri Paus Benediktus XVI, efektif 28 Februari 2013, para kardinal mengadakan Konklaf yang pada hari kedua, tanggal 13 Maret 2013, sepakat memilih Kardinal Jorge Mario Bergoglio sebagai Paus Gereja Katolik Roma. Pemakluman Habemus Papam 2013 disampaikan oleh Kardinal Protodiakon Jean-Louis Tauran kepada khalayak ramai yang menanti di piazza. Paus yang ke-266 ini memilih nama Fransiskus demi menghormati St Fransiskus dari Assisi, sebab ia teristimewa peduli pada kesejahteraan kaum miskin.

Sekitar tahun 1980an, P Bergoglio yang kala itu belajar di Jerman melihat lukisan Santa Perawan Maria Pengurai Simpul Masalah di Augsburg; ia membawa pulang sebuah kartu pos bergambar lukisan  tersebut dan dari sana tersebarlah devosi kepada Santa Perawan Maria Pengurai Simpul Masalah ke segenap penjuru Argentina dan bahkan ke Brazil. Di kemudian hari Kardinal Bergoglio mengukirkan lukisan Santa Perawan Maria Pengurai Simpul Masalah pada sebuah piala yang dihadiahkannya kepada Paus Benediktus pada tahun 2005. Sekarang, piala dengan lukisan yang sama, yang dikerjakan oleh pengrajin perak yang sama pula, dihadiahkan kepada Paus Fransiskus atas nama segenap masyarakat Argentina.

Penobatan Paus Fransiskus sebagai Uskup Roma dilangsungkan pada tanggal 19 Maret 2013 di Lapangan St Petrus. Pada hari yang diistimewakan Gereja Katolik sebagai Hari Raya St Yosef, Suami St Perawan Maria ini, Paus Fransiskus menekankan pentingnya peran St Yosef dalam melindungi bukan saja Yesus dan Maria, melainkan juga Gereja. Paus juga berbicara mengenai pentingnya melindungi "segenap ciptaan, keindahan dari dunia ciptaan" sebagaimana diajarkan Kitab Suci dan diamalkan oleh St Fransiskus dari Assisi. Ini, kata Sri Paus, "berarti menghormati setiap makhluk ciptaan Tuhan dan menghormati lingkungan di mana kita tinggal. Yang berarti melindungi manusia, menunjukkan kasih kepedulian bagi masing-masing dan setiap orang, khususnya anak-anak, kaum lanjut usia, mereka yang membutuhkan, yang seringkali adalah orang-orang terakhir yang kita pikirkan."

Lambang kepausan Fransiskus adalah perisai berwarna biru terang, di tengah atasnya terdapat matahari yang bersinar terang dengan tulisan IHS yang melambangkan Yesus (juga adalah simbol Yesuit). Huruf IHS, pula salib yang menembusi huruf H berwarna merah, tiga paku hitam berada di bawahnya. Di bagian bawah perisai, di sebelah kiri, adalah bintang emas melambangkan Maria, Bunda Kristus dan Bunda Gereja. Di sebelah kanan bintang adalah tanaman serupa anggur - bunga harum yang melambangkan St Yosef, Pelindung Gereja Semesta.

Paus Fransiskus adalah paus pertama yang berasal dari Amerika Latin dan paus pertama dari Serikat Yesus. Di samping bahasa Spanyol, bahasa ibunya, beliau menguasai pula bahasa Latin dan Jerman.

Diperkenankan mengutip / menyebarluaskan artikel di atas dengan mencantumkan: “YESAYA: www.indocell.net/yesaya”