YESAYA      
Perhentian II

YESUS MEMANGGUL SALIB


 Kami menyembah Dikau, ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu, sebab dengan salib suci-Mu Engkau telah menebus dunia.


Marilah kita lanjutkan, anak-anak kecil-Ku. Ikutlah Aku dalam perjalanan menuju Kalvari, terseok-seok di bawah beban berat Salib….

Sementara Hati-Ku diliputi dukacita atas kebinasaan abadi Yudas, para algojo yang keji, tanpa peduli akan kesakitan-Ku yang hebat, membebankan ke atas pundak-Ku yang penuh luka suatu Salib yang keras dan berat di mana Aku akan menggenapi misteri Penebusan dunia.

Renungkanlah Aku, wahai Malaikat-Malaikat Surgawi. Lihatlah, Sang Pencipta segala alam raya yang mengagumkan; Tuhan kepada siapa segenap roh-roh surgawi menghaturkan sembah sujud; Tuhan yang berjalan terhuyung-huyung menuju Kalvari sementara memanggul balok yang kudus dan terberkati di pundak-Nya; Tuhan yang akan menyambut napas-Nya yang terakhir.

Renungkanlah Passio-Ku, wahai kalian jiwa-jiwa yang rindu untuk menjadi pengikut-Ku yang setia. Tubuh-Ku, yang dihancur-remukkan oleh begitu banyak siksa aniaya, berjalan terseok tanpa tenaga, bermandikan keringat dan Darah….


 Yesus, yang paling taat, lemah lembut dan rendah hati, kasihanilah kami.

Perhentian III ...

Sumber: “The Stations of the Cross”; The Great Crusade of Love and Mercy, Inc., P.O. Box 857, Lithonia, Georgia 30058 USA; www.greatcrusade.org atau www.loveandmercy.org

Dipersilakan mengutip / menyebarluaskan artikel di atas dengan mencantumkan: “diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya”