Media Bina Iman Katolik
YESAYA
(YESus SAyang saYA)
yesaya.indocell.net


Edisi Juli 2015




"Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau."

(Yesaya 43:1,4)




SELAMAT DATANG di situs YESAYA (YESus SAyang saYA)!

MISI YESAYA:
mewartakan iman Katolik yang benar, yang selaras dengan ajaran Magisterium Gereja, agar umat Katolik semakin tahu dan paham apa yang diyakininya, dan dihantar untuk semakin mencintai imannya; bangga menjadi seorang Katolik!

IJIN RESMI:
Bahan-bahan utama dalam situs ini diterjemahkan dengan ijin resmi dari sumber-sumber berikut:
1.   Straight Answers by Father William P. Saunders; translated by permission of Michael Flach - Editor, The Arlington Catholic Herald; www.catholicherald.com
2.   Saint a Day, by Sr. Susan H. Wallace, FSP, Copyright © 1999, Daughters of St. Paul. Used by permission of Pauline Books & Media, 50 St. Paul's Avenue, Boston, MA 02130.
3.   Father Peffley's Web Site; translated by permission of Father Francis J. Peffley;  www.fatherpeffley.org
4.   Bread on the Waters; translated by permission of Father Victor Hoagland; www.cptryon.org
5.   Catholic1 Publishing Company; translated by permission of (late) Father Richard Lonsdale
6.   Catholic Radio Dramas; translated by permission of Patrick G. O'Neill - Director, Catholic Radio Dramas; www.catholicradiodramas.com
7.   Catholic Tradition; translated by permission of Pauly Fongemie; www.catholictradition.org
8.   Catholic Spiritual Direction; translated by permission of Joe Koz; www.jesus-passion.com
9.   Catholic Information Network (CIN); translated by permission of Maryanne; www.cin.org
10. Sacred Heart Organization Israel; translated by permission of Marianne; http://my.homewithgod.com/israel
11. Catholic Spiritual Direction by Father John Bartunek, LC, ThD and Dan Burke; translated by permission of Dan Burke; www.rcspiritualdirection.com/blog
12. Miracles of the Church, Mystics of the Church, Miracles of the Saints, St Paul of the Cross, St Gemma Galgani; translated by permission of Glenn Dallaire; www.miraclesofthechurch.com; www.mysticsofthechurch.com; www.miraclesofthesaints.com; www.saintpaulofthecross.com; www.stgemmagalgani.com


IKUT SERTA MENYEBARLUASKAN ARTIKEL:
1. Dipersilakan mengutip / menyebarluaskan artikel-artikel yang ada di situs YESAYA dengan ketentuan:
a. tidak mengubah apapun dalam artikel
b. menyebutkan sumber asli dan terjemahan oleh YESAYA: yesaya.indocell.net
c. untuk tujuan pewartaan non-komersiil
2. Untuk keperluan di luar ketentuan di atas, silakan kontak webmaster: yesaya@indocell.net
3. Pelanggaran point 1 & 2 di luar tanggung-jawab YESAYA. Apabila pembaca mengetahui adanya pelanggaran, mohon kesediaannya untuk menginformasikan kepada Yesaya.

PEMBIMBING ROHANI:

INFO YESAYA:




KALENDER LITURGI: JULI 2015
MINGGU
SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
SABTU
1


Kej. 21:5,8-20;
Mat. 8:28-34
2


Kej. 22:1-19;
Mat. 9:1-8
3


Ef. 2:19-22;
Yoh. 20:24-29
4

Kej. 27:1-5,15-29;
Mat. 9:14-17
5
HM Biasa XIV


Yeh. 2:2-5;
2Kor. 12:7-10; Mrk. 6:1-6
6



Kej. 28:10-22a;
Mat. 9:18-26
7


Kej. 32:22-32;
Mat. 9:32-38
8


Kej. 41:55-57; 42:5-7a,17-24a;
Mat. 10:1-7
9

Kej. 44:18-21,23b-29; 45:1-5;
Mat. 10:7-15
10


Kej. 46:1-7,28-30;
Mat. 10:16-23
11


 Kej. 49:29-32; 50:15-24;
Mat. 10:24-33
12
HM Biasa XV

Am. 7:12-15;
Ef. 1:3-14;
Mrk. 6:7-13
13


Kel. 1:8-14,22;
Mat. 10:34-11:1
14

Kel. 2:1-15a;
Mat. 11:20-24
15


Kel. 3:1-6.9-12;
Mat. 11:25-27
16

Kel. 3:13-20;
Mat. 11:28-30
17

Kel. 11:10-12:14;
Mat. 12:1-8
18


Kel. 12:37- 42;
Mat. 12:14-21.
19
HM Biasa XVI


Yer. 23:1-6;
Ef. 2:13-18;
Mrk. 6:30-34
20



Kel. 14:5-18;
Mat. 12:38-42
21


Kel. 14:21-15:1;
Mat. 12:46-50
22

Kid. 3:1-4a atau 2Kor. 5:14-17; Yoh. 20:1,11-18
23

Kel. 19: 1-2,9-11,16-20b;
Mat. 13:10-17
24


Kel. 20:1-17;
Mat. 13:18-23
25



2Kor. 4:7-15;
Mat. 20:20-28
26
HM Biasa XVII


2Raj. 4:42-44;
Ef. 4:1-6;
Yoh. 6:1-15
27


Kel. 32:15-24,30-34;
Mat. 13:31-35
28


Kel. 33:7-11; 34:5b-9,28;
Mat. 13:36-43
29


Kel. 34: 29-35; Yoh. 11:19-27, atau Luk. 10:38-42
30


Kel. 40:16-21,34-38; Mat. 13:47-53
31

Im. 23:1,4-11,15-16,27,34b-37;
Mat. 13:54-58 Luk. 14:25-33




12 JULI: PASANGAN SUAMI ISTRI KUDUS BEATO LOUIS & BEATA ZELIE MARTIN



Keluarga Martin di Alençon

“Cukuplah engkau memandang wajah Papa untuk mengetahui bagaimana seorang kudus berdoa.”

“Betapa aku suka senyum Mama dan pandangannya yang mendalam seolah mengatakan: Keabadian menyukakan dan menarik hatiku, aku akan pergi ke langit yang biru untuk bertemu Tuhan!”




… Di antara panggilan dengan mana individu dipanggil oleh Penyelenggaraan Ilahi, perkawinan merupakan salah satu dari yang paling tinggi dan paling luhur. Louis dan Zélie tahu bahwa mereka dapat menjadi kudus, bukan dengan menghindari perkawinan, melainkan melalui, dalam dan dengan perkawinan, dan bahwa mereka menjadi pasangan suami isteri merupakan awal dari suatu pendakian bersama. Pada hari ini Gereja tak hanya merayakan kekudusan putera dan puteri Normandy ini, yang merupakan anugerah bagi kita semua, melainkan mengagumi juga, dalam pasangan Beato dan Beata ini apa yang membuat gaun pengantin Gereja menjadi terlebih indah dan cemerlang.

Kasih suami isteri Louis dan Zélie merupakan suatu gambaran murni dari kasih Kristus bagi Gereja-Nya, dan juga suatu gambaran murni dari kasih yang cemerlang yang tanpa cacat atau kerut, melainkan kudus dan tak bercela (Efesus 5:27) sebagaimana Gereja mengasihi Mempelai-nya, Kristus. Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya (Efesus 1:4).


 Doa Harian Seorang Suami
 Doa Harian Seorang Istri






“Allah memberiku seorang ayah dan seorang ibu yang lebih layak akan surga daripada dunia.”





ORANGTUA DALAM KELUARGA

"Allah memanggil laki-laki dan perempuan untuk menjadi orangtua yang percaya akan kasih, yang percaya akan keindahan kasih," kata Paus Fransiskus 14 Juni 2015 yang lalu. "Saya ingin bertanya kepada kalian, apakah kalian percaya akan keindahan kasih? Apakah kalian percaya akan kebesaran kasih? Apakah kalian punya iman akan hal ini? Ini adalah iman setiap hari."

Menjadi seorang ayah dan seorang ibu adalah panggilan dari Allah, beliau mengatakan dan menjelaskan bahwa hidup perkawinan mencerminkan kasih abadi Allah yang "misterius, tapi penyelenggaraan ilahi hendak mempercayakannya teristimewa kepada laki-laki dan perempuan, yang dipanggil untuk saling mengasihi satu sama lain tanpa syarat." Kasih istimewa yang dibagikan bersama pasangan didasarkan pada "keindahan kasih, dan ini haruslah ditemukan setiap hari."

"Jangan pernah lupa bahwa anak-anak kalian senantiasa mengawasi kalian, dan ketika mereka melihat seorang ayah dan seorang ibu yang saling mengasihi satu sama lain, anak-anak tumbuh dalam suasana kasih, dalam kebahagiaan, juga dalam rasa aman, sebab mereka tahu bahwa mereka aman dalam kasih ayah dan ibu mereka."

Lebih lanjut Sri Paus juga mengingatkan orangtua akan rusaknya anak-anak ketika anak-anak melihat orangtua mereka saling bertengkar, saling menghina atau bahkan saling memukul setiap hari. "Apabila kalian jatuh dalam dosa macam ini, pikirkanlah bahwa korban pertama adalah anak-anak kalian sendiri. Darah daging kalian sendiri," katanya dan menjelaskan bahwa anak-anak terus-menerus "mengamati" orangtua mereka "untuk melihat apakah mungkin menjadi baik dan untuk melihat apakah saling mengasihi dapat mengatasi setiap persoalan."    

Beliau mendorong orangtua yang berpisah untuk saling bekerjasama dan mencari kata sepakat daripada saling bertengkar, demi menjamin kebahagiaan anak-anak. "Tolong, jangan gunakan anak-anak kalian sebagai sandera!" kata Paus, yang menjelaskan "betapa dampak buruk diakibatkan" atas anak-anak ketika orangtua mereka saling berbicara buruk satu sama lain.

Pengampunan adalah aspek penting dalam setiap perkawinan, kata beliau, dan merupakan hal yang harus dilakukan setiap hari agar dapat menunaikan misi keluarga sebagai rekan kerja dalam karya Roh Kudus.    


dikutip dari: "Pope Francis to parents: Do you believe in the beauty of love?" written by Elise Harris; Catholic News Agency; http://www.catholicnewsagency.com/






"Keluarga Kudus dari Nazarret,
jadikan keluarga dan rumah kami
lebih dan lebih lagi serupa dengan keluarga kudus-Mu
hingga kami semua menjadi satu keluarga
bahagia dan damai
di rumah kami yang sejati bersama-Mu.
Amin."


 Doa untuk Keluarga oleh: Paus Yohanes Paulus II  




KELUARGA KUDUS DARI NAZARET
dikutip dari: Puisi Manusia-Allah, Vol. 1


"Aku tidak akan pernah mengirim Yesus ke sekolah," kata Maria tegas. Sungguh tidak biasa mendengar-Nya berbicara demikian dan terlebih lagi mendengar-Nya berbicara sebelum Yosef.

"Kenapa? Anak itu harus belajar supaya siap pada waktunya untuk lulus ujian-Nya apabila usia-Nya sudah genap…"

"Anak itu akan siap. Tetapi Ia tidak akan pergi ke sekolah. Itu sudah pasti."

"Kau akan menjadi satu-satunya perempuan di Israel yang melakukan itu."

"Aku akan menjadi yang satu-satunya. Tapi itulah yang akan Aku lakukan. Bukan begitu, Yosef?"

"Ya, benar begitu. Tidak perlu Yesus pergi ke sekolah. Maria dibesarkan di Bait Allah, dan Ia mengenal Hukum sebaik alim ulama manapun. Ia akan menjadi GuruNya. Itulah yang aku kehendaki juga."

"Kalian memanjakan Anak itu."

"Kau tak dapat mengatakan demikian. Ia anak paling baik di Nazaret. Pernahkah kau mendengar-Nya menangis, atau nakal, atau tidak taat, atau kurang hormat?"

"Itu benar. Tapi Ia akan melakukan semua itu jika Kalian terus memanjakan-Nya."

"Kalian tidak dapat dikatakan memanjakan anak hanya karena kalian membiarkan mereka tinggal di rumah. Membiarkan mereka tinggal di rumah menyiratkan mengasihi mereka dengan akal sehat dan dengan sepenuh hati. Dan demikianlah kami mengasihi Yesus kami, dan sebab Maria memiliki pendidikan yang lebih baik dari seorang guru, Ia akan menjadi Guru Yesus."

"Dan ketika Yesusmu menjadi seorang Laki-laki, Ia akan menjadi seperti seorang perempuan kecil yang bodoh yang takut bahkan kepada lalat."

"Tidak. Maria adalah seorang perempuan yang kuat, dan Ia akan memberi-Nya pendidikan secara laki-laki. Aku bukan seorang pengecut, dan aku dapat memberi-Nya teladan sebagai seorang laki-laki. Yesus adalah anak yang tanpa cacat jasmani ataupun moral. Karenanya, Ia akan tumbuh besar dan kuat, baik tubuh-Nya maupun roh-Nya. Kau dapat yakin akan hal itu, Alfeus. Ia tidak akan menjadi aib bagi keluarga. Bagaimanapun, itulah yang telah aku putuskan, dan habis perkara."

"Mungkin Maria yang telah memutuskan, dan kau ..."

"Dan jika demikian? Bukankah benar jika dua orang, yang saling mengasihi satu sama lain, harus memiliki pikiran yang sama dan kehendak yang sama, sehingga masing-masing dapat menerima kehendak yang lain seolah itu adalah kehendaknya sendiri? Jika Maria menghendaki hal-hal yang bodoh, aku akan mengatakan kepada-Nya: "Tidak." Tetapi Ia menginginkan sesuatu yang penuh kebijaksanaan, dan aku menyetujuinya, dan aku menjadikannya keinginanku sendiri. Kami saling mengasihi satu sama lain, kami mengasihi sekarang sama seperti pada hari pertama, dan kami akan terus melakukannya sepanjang hidup kami. Bukankah begitu, Maria?"

"Ya, Yosef. Dan marilah kita berharap bahwa ini tidak akan pernah terjadi, tetapi apabila salah seorang meninggal dunia meninggalkan yang lain, kita akan masih terus saling mengasihi satu sama lain."

Yosef membelai kepala Maria seolah Ia adalah seorang anak perempuan belia dan Ia menatapnya dengan mata-Nya penuh pancaran kasih.

Selengkapnya silakan baca "Puisi Manusia-Allah"





"Publikasikan karya ini [Puisi Manusia-Allah] seperti apa adanya. Tidaklah perlu memberikan pendapat mengenai asal-usulnya, apakah luar biasa atau tidak. Barangsiapa membacanya akan mengerti."

~ Paus Pius XII

Instruksi disampaikan di Vatican di hadapan saksi-saksi resmi pada tanggal 26 Februari 1948. Patut dicatat, approval Paus Pius XII ini lebih dari sekedar Imprimatur.
(pontifikat: 1939-1958)




"PUISI MANUSIA-ALLAH"
Maria Valtorta (1897-1961)

II. TAHUN PERTAMA YESUS DI HADAPAN PUBLIK
54.
Yesus Bertemu Yudas Iskariot dan Tomas dan Menyembuhkan Simon orang Zelot
55.
Tomas Menjadi Murid
56.
Yakobus bin Alfeus, Tomas dan Simon diterima sebagai murid di Sungai Yordan
57.
Kembali ke Nazaret Sesudah Paskah Bersama Keenam Murid
58.
Penyembuhan Seorang Buta di Kapernaum
59.
Seorang Kerasukan Setan di Kapernaum Disembuhkan Di Sinagoga
60.




Setahun sebelum wafat Padre Pio, seorang perempuan bernama Ny Elisa Lucchi menanyakan kepadanya apakah ia menganjurkannya membaca "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Padre Pio menjawab, "Aku tak hanya menganjurkannya, aku mendesakmu untuk membacanya!"

Pater Leo, yang menjadi imam pribadi Beata Teresa dari Calcutta selama tiga tahun, memperhatikan bahwa sang biarawati selalu membawa tiga buku bersamanya, ke manapun ia pergi. Yang satu adalah Kitab Suci dan yang lain adalah Brevir. Pater Leo menanyakan buku yang ketiga, dan itu adalah "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Ia menanyakan kepada Moeder Teresa buku tentang apa itu, dan sang beata mengatakan kepadanya "Bacalah." Sang imam bertanya lagi, dan ia menanggapi dengan jawaban yang sama, "Bacalah." Lebih lanjut, pada tahun 1996, Beata Teresa mengajukan satu permintaan pribadi kepada seniman Susan Conroy untuk menggambarkan lukisan Bunda Maria sebagaimana Ia tampak menurut penggambaran Maria Valtorta.

Penglihatan dan Dikte Yesus kepada Uskup Agung Don Ottavio Michelini, "Aku telah mendiktekan kepada Maria Valtorta, suatu jiwa yang berkurban, suatu karya yang luar biasa. Mengenai karya ini, Aku-lah Pengarangnya. Engkau sendiri, Nak, telah melihat reaksi-reaksi marah Setan…. Kau telah melihat pertentangan hingga banyak imam menolak karya ini. Ini juga membuktikan, Nak, bahwa ia yang tidak mengenali dalam Puisi itu aroma Ilahi, parfum adikodrati, memiliki jiwa yang terbeban dan suram."





"O Allah-ku, jadikan aku seorang kudus."





Pada tanggal 17 Mei 2015, di Roma, Bapa Suci Fransiskus memaklumkan kanonisasi empat orang kudus baru. Seorang di antaranya adalah Santa Mariam Baouardy (5 Januari 1846 - 26 Agustus 1878), seorang biarawati Karmel dari Gereja Katolik ritus Melkite, yang dilahirkan di Ibillin, Galilea, Palestina. St Mariam dikenal sebagai seorang mistikus dan stigmatis.

Mengenai St Mariam Baouardy, Paus Fransiskus mengatakan:
"Aspek penting dari kesaksian akan Tuhan yang bangkit adalah persatuan di kalangan kita sendiri, para murid-Nya, seturut persatuan Yesus dengan Bapa. Pada hari ini juga, dalam Injil, kita mendengar doa Yesus pada malam sebelum sengsara-Nya: "supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita" (Yoh 17:11). Dari kasih abadi ini, antara Bapa dan Putra, yang telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus (bdk Rm 5:5), misi kita dan persatuan persaudaraan di antara kita semakin diperteguh; kasih ini adalah sumber yang senantiasa-mengalir dari sukacita kita dalam mengikuti Tuhan sepanjang jalan kemiskinan-Nya; keperawanan-Nya dan ketaatan-Nya; dan kasih yang sama ini memanggil kita untuk menumbuhkan doa kontemplatif. St Mariam Baouardy mengalami ini dalam suatu cara yang luar biasa. Miskin dan tidak terpelajar, ia dapat menghibur yang lain dan memberikan penjelasan teologis dengan kejelasan yang gamblang, sebagai buah dari percakapannya yang terus-menerus dengan Roh Kudus. Ketaatannya pada Roh Kudus juga menjadikannya sarana pertemuan dan persahabatan dengan dunia Muslim."  

 St Mariam Baouardy, si Arab Kecil, si Bunga Lily dari Palestina









“Saya ingin mengajak umat Kristiani dengan percaya diri, dan dengan kreativitas yang terbina dan bertanggungjawab, bergabung dalam jejaring hubungan yang dimungkinkan oleh jaman digital. Hal ini bukan saja untuk memuaskan keinginan untuk hadir, tetapi karena jejaring ini merupakan bagian utuh dari hidup manusia. Internet memberikan sumbangsih bagi perkembangan cakrawala intelektual dan spiritual yang lebih kompleks, bentuk-bentuk baru kesadaran berbagi. Di dalam wilayah ini juga kita dipanggil untuk memaklumkan iman kita bahwa Kristus adalah Allah, Penyelamat umat manusia dan Penyelamat sejarah, yang di dalam-Nya segala sesuatu memperoleh kepenuhannya (bdk. Efesus 1:10).”
~ Paus Emeritus Benediktus XVI, Hari Komunikasi Sedunia ke-45, Juni 2011
Wadah bagi para pembaca setia Yesaya untuk saling bertegur sapa, saling sharing, bertukar pikiran, agar masing-masing diteguhkan dan dikuatkan dalam iman dan persaudaraan sejati.




Yang Baru:
 Ambil Bagian dalam Misa: Penjelasan Tahap demi Tahap
 Teks Misa Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia
 B Moeder Teresa dari Calcutta: Doa Harian & Mohon Bantuan Doa
 Doa kepada St Yohanes Maria Vianney
 Doa kepada St Yohanes XXIII
 Doa kepada St Yohanes Paulus II


Yang Tetap:
 EDISI YESAYA SEBELUMNYA
 ALLAH TRITUNGGAL MAHAKUDUS
 GEREJA KATOLIK (Hierarki, Magisterium, …)
 SAKRAMEN & SAKRAMENTALI
 SAKRAMEN EKARISTI (Perayaan Ekaristi, Komuni Kudus, Adorasi, Mukjizat, Kesaksian …)
 KITAB SUCI, KEUTAMAAN, SPIRITUALITAS & KOMUNITAS KRISTIANI
 MASA ADVEN & NATAL
 MASA PRAPASKAH & PASKAH
MENGUNJUNGI GEREJA KATOLIK (Tempat Ibadat, Perangkat Liturgis,…)
 SERBA-SERBI IMAN KATOLIK
 DOA & DEVOSI (Macam2 Doa, Devosi, Meditasi, …)
 BUNDA MARIA (Dogma, Devosi, Penampakan, …)
 ST YOSEF, PARA MALAIKAT & PARA KUDUS
 RIWAYAT SANTA & SANTO
 ZIARAH IMAN BERSAMA PARA KUDUS
 HIDUP MANUSIA (Keluarga, Feminisme, Seksualitas, Kontrasepsi, Aborsi, Eutanasia, Kematian, …)
 KEHIDUPAN SESUDAH MATI (Api Penyucian, Surga, Neraka, …)
 KATEKESE (berbagai topik)
 SUARA GEMBALA
 ANDA BERTANYA, KAMI MENJAWAB
 TANYA JAWAB IMAN KATOLIK
 YANG MENARIK & YANG LUCU


 Yesus Kekasih Ekaristik Kita
 Devosi Kerahiman Ilahi
Yesus Kristus Sahabat Dalam Sakit
 Kesaksian Yesus dan Maria ~ Catalina (Katya) Rivas
 Kisah Hidup Yesus Kristus dan BundaNya oleh B. Anna Katharina Emmerick
 Dukacita Sengsara Tuhan Kita Yesus Kristus oleh B. Anna Katharina Emmerick
 Tujuh Duka Santa Perawan Maria oleh St. Alfonsus Maria de Liguori    
 Anjuran Apostolik "Redemptoris Custos" oleh Paus Yohanes Paulus II  



Belum menemukan informasi yang Anda butuhkan? Silakan pergunakan fasilitas Google Search untuk mempermudah pencarian dengan mengetikkan kata kunci, misalnya “perpuluhan”.





Kontak Webmaster : yesaya@indocell.net






Website Media Bina Iman Katolik YESAYA
Sejak November 2000
Last updated : Juli 2015