Media Bina Iman Katolik
YESAYA
(YESus SAyang saYA)
yesaya.indocell.net


Edisi Februari 2016




"Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau."

(Yesaya 43:1,4)




SELAMAT DATANG di situs YESAYA (YESus SAyang saYA)!

MISI YESAYA:
mewartakan iman Katolik yang benar, yang selaras dengan ajaran Magisterium Gereja, agar umat Katolik semakin tahu dan paham apa yang diyakininya, dan dihantar untuk semakin mencintai imannya; bangga menjadi seorang Katolik!

IJIN RESMI:
Bahan-bahan utama dalam situs ini diterjemahkan dengan ijin resmi dari sumber-sumber berikut:
1.   Straight Answers by Father William P. Saunders; translated by permission of Michael Flach - Editor, The Arlington Catholic Herald; www.catholicherald.com
2.   Saint a Day, by Sr. Susan H. Wallace, FSP, Copyright © 1999, Daughters of St. Paul. Used by permission of Pauline Books & Media, 50 St. Paul's Avenue, Boston, MA 02130.
3.   Father Peffley's Web Site; translated by permission of Father Francis J. Peffley;  www.fatherpeffley.org
4.   Bread on the Waters; translated by permission of Father Victor Hoagland; www.cptryon.org
5.   Catholic1 Publishing Company; translated by permission of (late) Father Richard Lonsdale
6.   Catholic Radio Dramas; translated by permission of Patrick G. O'Neill - Director, Catholic Radio Dramas; www.catholicradiodramas.com
7.   Catholic Tradition; translated by permission of Pauly Fongemie; www.catholictradition.org
8.   Catholic Spiritual Direction; translated by permission of Joe Koz; www.jesus-passion.com
9.   Catholic Information Network (CIN); translated by permission of Maryanne; www.cin.org
10. Sacred Heart Organization Israel; translated by permission of Marianne; http://my.homewithgod.com/israel
11. Catholic Spiritual Direction by Father John Bartunek, LC, ThD and Dan Burke; translated by permission of Dan Burke; www.rcspiritualdirection.com/blog
12. Miracles of the Church, Mystics of the Church, Miracles of the Saints, St Paul of the Cross, St Gemma Galgani; translated by permission of Glenn Dallaire; www.miraclesofthechurch.com; www.mysticsofthechurch.com; www.miraclesofthesaints.com; www.saintpaulofthecross.com; www.stgemmagalgani.com


IKUT SERTA MENYEBARLUASKAN ARTIKEL:
1. Dipersilakan mengutip / menyebarluaskan artikel-artikel yang ada di situs YESAYA dengan ketentuan:
a. tidak mengubah apapun dalam artikel
b. menyebutkan sumber asli dan terjemahan oleh YESAYA: yesaya.indocell.net
c. untuk tujuan pewartaan non-komersiil
2. Untuk keperluan di luar ketentuan di atas, silakan kontak webmaster: yesaya@indocell.net
3. Pelanggaran point 1 & 2 di luar tanggung-jawab YESAYA. Apabila pembaca mengetahui adanya pelanggaran, mohon kesediaannya untuk menginformasikan kepada Yesaya.

PEMBIMBING ROHANI:

INFO YESAYA:




KALENDER LITURGI: FEBRUARI 2016


MINGGU
SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
SABTU
1

2Sam. 15:13-14,30; 16:5-13a
Mrk. 5:1-20
2
Mal. 3:1-4 atau Ibr. 2:14-18
Luk. 2:22-40
3



2Sam. 24:2,9-17
 Mrk. 6:1-6
4


1Raj. 2:1-4,10-12
Mrk. 6:7-13
5



Sir. 47:2-11
Mrk. 6:14-29
6



1Raj. 3:4-134
Mrk. 6:30-34
7
HM Biasa V

Yes. 6:1-2a,3-8
 1Kor. 15:1-11
 Luk. 5:1-11
8

1Raj. 8:1-7,9-13
Mrk. 6:53-56
9

1Raj. 8:22-23,27-30
Mrk. 7:1-13
10

Yl. 2:12-18
2Kor. 5:20-6:2
 Mat. 6:1-6,16-18
11

Ul. 30:15-20
Luk. 9:22-25
12


Yes. 58:1-9a
 Mat. 9:14-15
13



Yes. 58:9b-14
Luk. 5:27-320
14
HM Prapaskah I

Ul. 26:4-10
Rm. 10:8-13
Luk. 4:1-13
15

Im. 19:1-2,11-18
 Mat. 25:31-46
16


Yes. 55:10-11
Mat. 6:7-15
17
Yun. 3:1-10
Luk. 11:29-32
18


Est. 4:10a,10c-12,17-19
Mat. 7:7-12
19


Yeh. 18:21-28
Mat. 5:20-26
20


Ul. 26:16-19
Mat. 5:43-48
21
HM Prapaskah II

Kej. 15:5-12,17-18
Flp. 3:17-4:1
Luk. 9:28b-36
22


1Ptr. 5:1-4
Mat. 16:13-19
23


Yes. 1:10,16-20
Mat. 23:1-12
24

Yer. 18:18-20
 Mat. 20:17-28
25

Yer. 17:5-10
Luk. 16:19-31
26

Kej. 37:3-4,12-13a,17b-28; Mat. 21:33-43,45-46
27

Mi. 7:14-15,18-20
Luk. 15:1-3,11-32
28
HM Prapaskah III

Kel. 3:1-8a,13-15
1Kor. 10:1-6,10-12
 Luk. 13:1-9
29



2Raj. 5:1-15a
Luk. 4:24-30
1


Dan. 3:25,34-43
Mat. 18:21-35
2

Ul. 4:1,5-9
Mat. 5:17-19
3

Yer. 7:23-28;
Luk. 11:14-23
4


Hos. 14:2-10
Mrk. 12:28b-34
5

Hos. 6:1-6
Luk. 18:9-14
6
HM Prapaskah IV

Yos. 5:9a,10-12
2Kor. 5:17-21
Luk. 15:1-3,11-32
7

Yes. 65:17-21
Yoh. 4:43-54
8


Yeh. 47:1-9,12
Yoh. 5:1-16
9


Yes. 49:8-15
Yoh. 5:17-30
10


Kel. 32:7-14
Yoh. 5:31-47
11


Keb. 2:1a,12-22
Yoh. 7:1-2,10,25-30
12


Yer. 11:18-20
Yoh. 7:40-53









JANGAN BERZINAH (1)
dikutip dari: Puisi Manusia-Allah, Vol. 2

KHOTBAH YESUS:

"Bukankah berahi juga adalah penajisan persatuan dengan istrimu, penajisan sebab adalah kejahatan yang disahkan karena adalah kepuasan sensual timbal balik, yang, meski demikian, mengelakkan konsekuensinya?

Perkawinan berarti prokreasi dan perbuatannya berarti dan haruslah subur. Jika tidak, itu adalah amoral. Janganlah jadikan ranjang pengantinmu sebagai tempat pelacuran. Dan itulah apa jadinya mereka jika mereka dicemarkan oleh berahi dan tidak dikuduskan dengan keibuan. Dunia tidak menolak benih. Dunia menerimanya dan menjadikan tanaman darinya. Benih tidak menghindarkan diri dari galur sesudah ditempatkan di sana. Tapi benih segera berakar dan berjuang untuk tumbuh dan menghasilkan buah, yakni makhluk hidup sayur-sayuran yang dilahirkan dari persatuan antara tanah dan benih. Laki-laki adalah benih, perempuan adalah tanah, buahnya adalah anak. Adalah dosa untuk menolak menghasilkan buah dan menebar kekuatan dalam kejahatan. Adalah pelacuran yang dilakukan di atas ranjang pengantin, dan sama sekali tidak berbeda dari pelacuran lainnya, sebaliknya diperparah dengan ketidaktaatan pada perintah yang mengatakan: 'Jadilah satu daging dan bertambah banyaklah dengan melahirkan anak-anak.'

Oleh karenanya, perempuan yang dengan sengaja mandul, adalah istri yang sah dan jujur di mata dunia, tapi tidak di mata Allah, engkau dapat lihat bahwa kau dapat dianggap sebagai pelacur dan engkau sama saja berzinah bahkan meski hanya dengan suamimu, sebab engkau tidak mencari keibuan tetapi terlalu sering engkau hanya mengejar kesenangan. Dan tidakkah engkau berpikir bahwa kesenangan adalah racun yang mencemari setiap mulut yang merasakannya? Dia membakar dengan api yang tampaknya memuaskan, tapi sebaliknya dia jatuh dari tungku dan melahap, semakin dan semakin tak terpuaskan, meninggalkan rasa masam debu pada lidah sekaligus kejijikan, kemuakan dan kehinaan baik terhadap diri sendiri maupun terhadap pasangan dalam kesenangan, sebab ketika hati nurani hidup kembali, dan dia sungguh hidup kembali di antara dua panas, orang hanya dapat merasakan kehinaan macam itu atas dirinya sendiri, sebab direndahkan di bawah tingkat binatang...

Tubuh manusia adalah bait mulia yang di dalamnya terdapat sebuah altar. Allah seharusnya ada di altar. Tapi Allah tidak ada di mana ada kerusakan. Sebab itu tubuh yang cemar memiliki altar yang najis tanpa Allah. Seperti seorang mabuk yang berkubang dalam lumpur dan dalam muntahan kemabukannya sendiri, manusia merendahkan dirinya sendiri dalam kebrutalan perzinahan dan menjadi lebih buruk dari cacing dan binatang liar yang paling najis."

Selengkapnya silakan baca "PUISI MANUSIA-ALLAH"


 Sabda Bahagia Suami Isteri oleh: P. Francis J. Peffley
 Menuju Perkawinan Kristiani yang Lebih Bahagia oleh: P. Francis J. Peffley
 Doa Harian Seorang Suami              
 Doa Harian Seorang Isteri   



JANGAN BERZINAH (2)
dikutip dari: Puisi Manusia-Allah, Vol. 2

KHOTBAH YESUS:

"... Siapakah yang sedang menangis? Tidak ada? Apakah kau mengatakan: tidak ada? Dan meski begitu jiwa-Ku akan mendatangi jiwa lain yang sedang menangis. Mengapakah pergi menjumpainya? Untuk mengutukinya sebab dia adalah seorang pelacur? Tidak. Sebab Aku merasa kasihan kepada jiwanya. Aku merasa jijik atas keseluruhan tubuh cemarnya, yang melelehkan keringat amoral. Tapi jiwanya!

Oh! Bapa! Bapa! Juga demi jiwa ini Aku telah menjadi daging dan Aku meninggalkan Surga guna menjadi Penebus-nya dan Penebus banyak jiwa-jiwa yang seperti jiwanya! Mengapakah Aku tidak mendapatkan domba yang sesat ini dan membawanya kembali ke kawanannya, membasuhnya, mempersatukannya dengan kawanan, memberinya makan dan kasih yang sesempurna yang hanya dapat diberikan oleh Kasih-Ku, yang sangat berbeda dari kasih yang sejauh ini dia sebut kasih, tetapi sesungguhnya adalah kedengkian; Kasih yang begitu berbelas-kasihan, total, manis hingga dia tidak lagi menyesali masa lalu atau menyesalinya hanya untuk mengatakan: 'Terlalu banyak hari di mana aku sesat dari-Mu, ya Keindahan abadi. Siapakah gerangan yang akan mengembalikan kepadaku hari-hari yang telah aku hilangkan? Bagaimanakah aku dapat menikmati dalam waktu singkat apa yang masih tersisa padaku, apakah gerangan yang akan aku nikmati andai aku selalu murni?'

Den kendati demikian, o jiwa yang tertindas oleh segala nafsu dunia, janganlah menangis. Dengarkanlah: kau adalah kain kotor. Tapi kau dapat sekali lagi menjadi sekuntum bunga. Kau adalah onggokan kotoran hewan. Tapi kau dapat menjadi sepetak bedeng bunga. Kau adalah binatang najis. Tapi kau dapat menjadi seorang malaikat. Dulu engkau adalah seorang malaikat. Dan kau biasa menari di padang-padang penuh bunga, sekuntum mawar di antara bunga-bunga mawar, segar indah, harum semerbak dalam keperawanan. Dan kau menyanyikan dengan gembira nyanyian kekanak-kanakan, dan lalu kau akan lari kepada ibumu, kepada ayahmu dan berkata kepada mereka: 'Kau adalah kekasihku.' Dan pelindung tak kelihatan yang ada di sisi setiap makhluk akan tersenyum pada jiwamu yang biru-putih… Dan lalu? Mengapakah? Mengapakah kau merobekkan sayap-sayapmu, sayap-sayap makhluk kecil tanpa dosa? Mengapakah kau menginjak-injak hati ayah dan ibumu untuk mengejar hati-hati lain yang tak dapat diandalkan? Mengapakah kau memaksakan suara murnimu untuk menyuarakan perkataan-perkataan sensual yang palsu? Mengapakah kau mematahkan tangkai mawar dan mencemarkan dirimu?

Bertobatlah, puteri Allah. Pertobatan menghidupkan kembali, memurnikan dan meninggikan. Tidak dapatkah manusia memaafkanmu? Bahkan ayahmu tidak dapat memaafkanmu? Tapi Allah dapat. Sebab kasih karunia Allah tak dapat dibandingkan dengan kebaikan manusia dan kerahiman-Nya lebih besar tanpa batas dibandingkan dengan kemalangan manusia. Hormatilah dirimu sendiri dengan menjadikan jiwamu terhormat melalui suatu hidup yang jujur. Benarkanlah dirimu di hadapan Allah dengan tidak lagi berbuat dosa melawan jiwamu. Perolehlah dari Allah sebuah nama baru. Itulah apa yang terpenting. Kau jahat. Jadilah jujur. Jadilah kurban dan martir dari pertobatanmu. Kau tahu bagaimana menjadikan hatimu martir demi memberikan kesenangan bagi tubuhmu. Sekarang jadikan tubuhmu martir demi memberikan damai abadi bagi hatimu.

Pergilah. Kalian semua boleh pergi. Masing-masing dengan bebannya dan pemikirannya, dan renungkanlah. Allah menantikan semua orang dan tidak menolak siapa pun dari mereka yang bertobat. Kiranya Allah menganugerahimu terang-Nya supaya kau dapat mengenal jiwamu."

Selengkapnya silakan baca "PUISI MANUSIA-ALLAH"


Surat kepada Seorang Anak Gadis
Pornografi oleh P. William P. Saunders
Seks Pra-Nikah oleh P. William P. Saunders
Masturbasi dan Oral Sex oleh P. William P. Saunders
Homoseksualitas oleh P. William P. Saunders





"Publikasikan karya ini [Puisi Manusia-Allah] seperti apa adanya. Tidaklah perlu memberikan pendapat mengenai asal-usulnya, apakah luar biasa atau tidak. Barangsiapa membacanya akan mengerti."

~ Paus Pius XII

Instruksi disampaikan di Vatican di hadapan saksi-saksi resmi pada tanggal 26 Februari 1948. Patut dicatat, approval Paus Pius XII ini lebih dari sekedar Imprimatur.
(pontifikat: 1939-1958)




"PUISI MANUSIA-ALLAH"
Maria Valtorta (1897-1961)

II. TAHUN PERTAMA YESUS DI HADAPAN PUBLIK
117.
Yesus di Rumah Lazarus Sebelum Pergi Ke "Air Jernih".
118.
Yesus di "Air Jernih". Persiapan Awal untuk Hidup Bersama Para Rasul.
119.
Yesus di "Air Jernih": "Aku-lah Tuhan, Allah-mu."
120.
Yesus di "Air Jernih": "Jangan Ada Padamu Allah Lain di Hadapan-Ku."
121.
Yesus di "Air Jernih": "Jangan Menyebut Nama Tuhan, Allah-Mu, dengan Sembarangan."
122.
Yesus di "Air Jernih": "Hormatilah ayahmu dan ibumu."
123.
Yesus di "Air Jernih": "Jangan Berzinah."
124.
Si "Perempuan Berkerudung" di "Air Jernih"
...
   Daftar Istilah




Setahun sebelum wafat Padre Pio, seorang perempuan bernama Ny Elisa Lucchi menanyakan kepadanya apakah ia menganjurkannya membaca "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Padre Pio menjawab, "Aku tak hanya menganjurkannya, aku mendesakmu untuk membacanya!"

Pater Leo, yang menjadi imam pribadi Beata Teresa dari Calcutta selama tiga tahun, memperhatikan bahwa sang biarawati selalu membawa tiga buku bersamanya, ke manapun ia pergi. Yang satu adalah Kitab Suci dan yang lain adalah Brevir. Pater Leo menanyakan buku yang ketiga, dan itu adalah "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Ia menanyakan kepada Moeder Teresa buku tentang apa itu, dan sang beata mengatakan kepadanya "Bacalah." Sang imam bertanya lagi, dan ia menanggapi dengan jawaban yang sama, "Bacalah." Lebih lanjut, pada tahun 1996, Beata Teresa mengajukan satu permintaan pribadi kepada seniman Susan Conroy untuk menggambarkan lukisan Bunda Maria sebagaimana Ia tampak menurut penggambaran Maria Valtorta.

Penglihatan dan Dikte Yesus kepada Uskup Agung Don Ottavio Michelini, "Aku telah mendiktekan kepada Maria Valtorta, suatu jiwa yang berkurban, suatu karya yang luar biasa. Mengenai karya ini, Aku-lah Pengarangnya. Engkau sendiri, Nak, telah melihat reaksi-reaksi marah Setan…. Kau telah melihat pertentangan hingga banyak imam menolak karya ini. Ini juga membuktikan, Nak, bahwa ia yang tidak mengenali dalam Puisi itu aroma Ilahi, parfum adikodrati, memiliki jiwa yang terbeban dan suram."

Vicka Ivankovic-Mijatovic, Visionaris Medjugorje: "Ya. Puisi Manusia-Allah oleh Maria Valtorta, sepuluh jilid. Bunda Maria mengatakan bahwa Puisi Manusia-Allah adalah kebenaran. Bunda Maria mengatakan bahwa jika seorang ingin mengenal Yesus dia hendaknya membaca Puisi Manusia-Allah oleh Maria Valtorta. Buku itu adalah kebenaran." (Wawancara dengan Attorney Jan Connell dari Pittsburgh Center for Peace, 27 Januari 1988)




St. Agustinus


 "Berahi yang dipuaskan seturut kata hati akan menjadi kebiasaan, dan kebiasaan yang tidak ditolak akan menjadi kebutuhan."  

~ St Agustinus


Katekese tentang Hawa Nafsu: Nafsu Berahi  oleh St Yohanes Maria Vianney
Katekese tentang Hawa Nafsu: Ketidakmurnian oleh St Yohanes Maria Vianney
Khotbah : Kemurnian Tak Lagi Dikenal oleh St. Yohanes M. Vianney




KEUTAMAAN KEMURNIAN
dikutip dari: Vox Patris: Nasehat-Nasehat Rohani St Paulus dari Salib”

 Keperawanan adalah suatu mutiara yang sangat berharga, yang harus dijaga dengan kewaspadaan penuh curiga dan was-was kalau-kalau bahkan udara akan mencemarinya.

 Matamu haruslah kau jaga dengan penuh kewaspadaan dan janganlah mengarahkan pandangannya kepada hal-hal yang berbahaya.

 Aku minta kepadamu agar jangan memberikan perhatian kepada bayangan-bayangan kotor yang dengan cerdik setan timbulkan dalam dirimu; hinakanlah semuanya itu dan larilah segera kepada kerahiman Allah yang tak terhingga.

 Janganlah kau biarkan godaan-godaan cabul, sebab mereka adalah sampar. Dengan penuh kejijikan dan penghinaan terhadap mereka, katakanlah kepada Allah bahwa engkau lebih baik mati seribu kali daripada berdosa satu kali saja.

 Allah mengijinkan engkau diganggu oleh pikiran-pikiran kotor, supaya engkau menjadi rendah hati dan tidak menaruh kepercayaan pada diri sendiri.

 Mengenai godaan-godaan cabul, janganlah engkau bersusah; cukuplah mengarahkan hati dan budimu dengan tenang kepada Yesus Kristus dan Bunda Maria Tersuci.

 Bila engkau diserang godaan-godaan, berserulah kepada Tuhan dan mohonlah pertolongan-Nya; janganlah engkau meninggalkan doa, meditasi, serta Komuni Kudus.






 "Lebih banyak jiwa-jiwa menuju neraka karena dosa-dosa daging daripada karena alasan-alasan lain."  

~ St Perawan Maria dari Fatima




Doa Mohon Kemurnian
oleh St Thomas Aquinas


Yesus terkasih! Aku tahu pasti bahwa setiap karunia yang sempurna, dan lebih dari yang lain karunia kemurnian, bergantung pada pertolongan yang paling berdaya kuasa dari Penyelenggaraan-Mu, dan bahwa tanpa Engkau suatu makhluk tak dapat melakukan apapun. Oleh sebab itu, aku mohon kepada-Mu untuk membela, dengan rahmat-Mu, kemurnian dan kesucian dalam jiwaku pula dalam tubuhku.

Dan andai aku pernah menerima melalui inderaku segala bentuk kesan yang dapat mencemari kemurnian dan kesucianku, kiranya Engkau, Yang adalah Allah Yang Mahamulia, sudi mengenyahkannya dariku, agar aku dapat dengan hati yang tanpa noda maju dalam kasih dan pelayanan kepada-Mu, mempersembahkan kemurnian diriku sendiri sepanjang hari-hari dalam hidupku di atas altar Mahasuci dari Ke-Allah-an-Mu.

Amin.




PAUS: "TIDAK ADA ORANG KUDUS TANPA DOSA, TIDAK ADA ORANG BERDOSA TANPA MASA DEPAN"

Paus menunjukkan bahwa bahkan dalam kehidupan para kudus ada pencobaan-pencobaan dan dosa, seperti misalnya diperlihatkan dalam kisah hidup Daud.

Allah memilih Daud dan menitahkan Samuel untuk mengurapinya dan "berkuasalah Roh TUHAN atas Daud" dan sejak hari itu dan seterusnya "seluruh kehidupan Daud adalah kehidupan seorang yang diurapi oleh Allah, seorang yang dipilih Allah" kata Paus.

Jadi - Paus bertanya - "Apakah Allah menjadikannya seorang kudus?" Jawabnya: tidak. "Raja Daud adalah Santo Raja Daud, ini benar, tapi dia menjadi seorang kudus setelah melewati suatu hidup yang panjang." Raja Daud adalah "seorang kudus dan seorang berdosa. Seorang yang berhasil mempersatukan kerajaan; dia dapat memimpin rakyat Israel. Tapi dia jatuh ke dalam pencobaan… dia melakukan perbuatan-perbuatan dosa: dia juga seorang pembunuh. Demi menutupi dosa berahinya, dosa perzinahan… dia memerintahkan suatu pembunuhan. Dia sungguh melakukannya!" "Daud yang agung dan terhormat merasa yakin akan dirinya sendiri, sebab kerajaannya kuat; dan demikianlah dia jatuh ke dalam dosa: dia berdosa dalam berahi, dia melakukan perzinahan, dan dia juga secara tidak adil membunuh seorang benar, demi menutupi dosanya."

"Ketika Allah mengutus Nabi Natan untuk mencelikkan realita ini kepadanya, sebab dia tidak sadar akan tindakan barbar yang dia perintahkan, dia mengakui dosa-dosanya dan memohon pengampunan." Santo Raja Daud, seorang pendosa besar, tapi seorang yang bertobat.  "Inilah suatu momen dalam kehidupan Daud yang dapat kita aplikasikan dalam kehidupan kita sendiri: perjalanan dari dosa menuju kerusakan [=corruption]."

"Kita semua telah dipilih oleh Tuhan untuk menerima Pembaptisan, untuk menjadi bagian dari umat-Nya, untuk menjadi orang-orang kudus; kita telah dikuduskan oleh Tuhan di jalan menuju kekudusan." Akan tetapi, kata Paus: "ada momen di mana ada kecondongan untuk berdosa atau momen di mana situasi kita sungguh aman dan kita disegani dan kita punya kekuasaan, banyak uang, saya tidak tahu, banyak hal." Ini dapat terjadi bahkan "atas diri kita para imam: bahwa dosa berhenti menjadi dosa dan menjadi kerusakan. Tuhan selalu mengampuni. Tapi salah satu hal terburuk mengenai kerusakan [=corruption] adalah bahwa seorang yang rusak tidak perlu memohon pengampunan, dia tidak merasakan perlunya pengampunan."

Bapa suci mengakhiri homilinya dengan memohon doa "bagi Gereja, dimulai dari kita, untuk Paus, untuk para uskup, untuk para imam, untuk orang-orang yang dikuduskan, untuk segenap umat beriman:

"Tuhan, selamatkanlah kami, selamatkanlah kami dari kerusakan.
Orang-orang berdosa ya, Tuhan, kami semua memang orang-orang berdosa, tapi jangan pernah rusak!"




Masa Prapaskah & Masa Paskah









Yang Baru:
Edisi YESAYA Januari 2016


Yang Tetap:
 EDISI YESAYA SEBELUMNYA
 ALLAH TRITUNGGAL MAHAKUDUS
 GEREJA KATOLIK (Hierarki, Magisterium, …)
 SAKRAMEN & SAKRAMENTALI
 SAKRAMEN EKARISTI (Perayaan Ekaristi, Komuni Kudus, Adorasi, Mukjizat, Kesaksian …)
 KITAB SUCI, KEUTAMAAN, SPIRITUALITAS & KOMUNITAS KRISTIANI
 MASA ADVEN & NATAL
 MASA PRAPASKAH & PASKAH
MENGUNJUNGI GEREJA KATOLIK (Tempat Ibadat, Perangkat Liturgis,…)
 SERBA-SERBI IMAN KATOLIK
 DOA & DEVOSI (Macam2 Doa, Devosi, Meditasi, …)
 BUNDA MARIA (Dogma, Devosi, Penampakan, …)
 ST YOSEF, PARA MALAIKAT & PARA KUDUS
 RIWAYAT SANTA & SANTO
 ZIARAH IMAN BERSAMA PARA KUDUS
 HIDUP MANUSIA (Keluarga, Feminisme, Seksualitas, Kontrasepsi, Aborsi, Eutanasia, Kematian, …)
 KEHIDUPAN SESUDAH MATI (Api Penyucian, Surga, Neraka, …)
 KATEKESE (berbagai topik)
 SUARA GEMBALA
 ANDA BERTANYA, KAMI MENJAWAB
 TANYA JAWAB IMAN KATOLIK
 YANG MENARIK & YANG LUCU



Belum menemukan informasi yang Anda butuhkan? Silakan pergunakan fasilitas Google Search untuk mempermudah pencarian dengan mengetikkan kata kunci, misalnya “perpuluhan”.





Kontak Webmaster : yesaya@indocell.net






Website Media Bina Iman Katolik YESAYA
Sejak November 2000
Last updated : Februari 2016