Media Bina Iman Katolik
YESAYA
(YESus SAyang saYA)
yesaya.indocell.net


Edisi Agustus 2014




"Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau."

(Yesaya 43:1,4)




SELAMAT DATANG di situs YESAYA (YESus SAyang saYA)!

MISI YESAYA:
mewartakan iman Katolik yang benar, yang selaras dengan ajaran Magisterium Gereja, agar umat Katolik semakin tahu dan paham apa yang diyakininya, dan dihantar untuk semakin mencintai imannya; bangga menjadi seorang Katolik!

IJIN RESMI:
Bahan-bahan utama dalam situs ini diterjemahkan dengan ijin resmi dari sumber-sumber berikut:
1.   Straight Answers by Father William P. Saunders; translated by permission of Michael Flach - Editor, The Arlington Catholic Herald; www.catholicherald.com
2.   Saint a Day, by Sr. Susan H. Wallace, FSP, Copyright © 1999, Daughters of St. Paul. Used by permission of Pauline Books & Media, 50 St. Paul's Avenue, Boston, MA 02130.
3.   Father Peffley's Web Site; translated by permission of Father Francis J. Peffley;  www.fatherpeffley.org
4.   Bread on the Waters; translated by permission of Father Victor Hoagland; www.cptryon.org
5.   Catholic1 Publishing Company; translated by permission of (late) Father Richard Lonsdale
6.   Catholic Radio Dramas; translated by permission of Patrick G. O'Neill - Director, Catholic Radio Dramas; www.catholicradiodramas.com
7.   Catholic Tradition; translated by permission of Pauly Fongemie; www.catholictradition.org
8.   Catholic Spiritual Direction; translated by permission of Joe Koz; www.jesus-passion.com
9.   Catholic Information Network (CIN); translated by permission of Maryanne; www.cin.org
10. Sacred Heart Organization Israel; translated by permission of Marianne; http://my.homewithgod.com/israel
11. Catholic Spiritual Direction by Father John Bartunek, LC, ThD and Dan Burke; translated by permission of Dan Burke; www.rcspiritualdirection.com/blog
12. Miracles of the Church, Mystics of the Church, Miracles of the Saints, St Paul of the Cross, St Gemma Galgani; translated by permission of Glenn Dallaire; www.miraclesofthechurch.com; www.mysticsofthechurch.com; www.miraclesofthesaints.com; www.saintpaulofthecross.com; www.stgemmagalgani.com


IKUT SERTA MENYEBARLUASKAN ARTIKEL:
1. Dipersilakan mengutip / menyebarluaskan artikel-artikel yang ada di situs YESAYA dengan ketentuan:
a. tidak mengubah apapun dalam artikel
b. menyebutkan sumber asli dan terjemahan oleh YESAYA: yesaya.indocell.net
c. untuk tujuan pewartaan non-komersiil
2. Untuk keperluan di luar ketentuan di atas, silakan kontak webmaster: yesaya@indocell.net
3. Pelanggaran point 1 & 2 di luar tanggung-jawab YESAYA. Apabila pembaca mengetahui adanya pelanggaran, mohon kesediaannya untuk menginformasikan kepada Yesaya.

PEMBIMBING ROHANI:

INFO YESAYA:




KALENDER LITURGI: AGUSTUS 2014
MINGGU
SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
SABTU
1

Yer 26:1-9
Mat 13:54-58
2

Yer 26:11-16,24
Mat 14:1-12
3
HM Biasa XVIII


Yes 55:1-3
Rm 8:35,37-39
Mat 14:13-21
4



Yer 28:1-17
Mat 14:13-21
5

Yer 30:1-2,12-15,18-22
Mat 15:1-2,10-14
6
Dan 7:9-10.13-14
atau 2Ptr 1:16-19
Mat 17:1-9
7


Yer 31:31-34
Mat 16:13-23
8



Neh :15;2:2;3:1.6.7
Mat 16:24-28
9


Hab 1:12-2:4
Mat 17:14-20
10
Why 11:19a; 12:1,3-6a.10ab
1Kor 15:20-26
Luk 1:39-56
11


Yeh 1:2-5,24-2:1a
Mat 17:22-27
12
Yeh 2:8-3:4
Mat 18:1-5,10,12-14
13


Yeh 9:1-7;10:18-22
Mat 18:15-20
14


Yeh 12:1-12
Mat 18:21-19:1
15




Yeh 16:1-15,60,63
Mat 19:3-12
16

Yeh 18:1-10,13b,30-32
Mat 19:13-15
17
HR Kemerdekaan Republik Indonesia

Sir 10:1-8
1Ptr 2:13-17
Mat 22:15-21
18




Yeh 24:15-24
Mat 19:16-22
19



Yeh 28:1-10
Mat 19:23-30
   20                         



Yeh 34:1-11
Mat 20:1-16
21



Yeh 36:23-28
Mat 22:1-14
22
SP Maria Ratu



Yeh 37:1-14
Mat 22:34-40
23



Yeh 43:1-7b
Mat 23:1-12
24
HM Biasa XXI

Yes 22:19-23
Rm 11:33-36
Mat 16:13-20
25


2 Tes 1:1-5,11b-12
Mat 23:13-22
26

2 Tes 2:1-3,13b-17
Mat 23:23-26
27


2 Tes 3:6-10,16-18
Mat 23:27-32
28


1 Kor 1:1-9
Mat 24:42-51
29

Yer 1:17-19
Mrk 6:17-29
30


1 Kor 1:26-31
Mat 25:14-30
31
HM Biasa XXII

Yer 207-9
Rom 12:1-2
Mat 16:21-27
1


1 Kor 2:1-5
Luk 4:16-30
2


1 Kor 2:10b-16
Luk 4:31-37
3

1 Kor 3:1-9
Luk 4:38-44
4

1 Kor 3:18-23
Luk 5:1-11
5

1 Kor 4:1-5
Luk 5:33-39
6


1 Kor 4:6b-15
Luk 6:1-5





MARIA VALTORTA DAN PUISI MANUSIA-ALLAH
oleh: Glenn Dallaire

Maria Valtorta adalah seorang perempuan awam Italia yang luar biasa, seorang mistikus yang kepadanya dianugerahkan serangkaian penglihatan akan kehidupan Tuhan kita, dimulai sebelum kelahiran-Nya, dan berakhir dengan Kenaikan Santa Perawan Maria ke surga.

Tuhan kita memerintahkannya untuk menuliskan penglihatan-penglihatan ini, dan ia dengan penuh kasih taat, meskipun pada waktu itu (dan hingga akhir hayatnya) ia sama sekali tak dapat meninggalkan tempat tidurnya karena cedera tulang belakang, dan menderita hebat akibat komplikasi dari setidaknya dua penyakit serius lainnya. Maria mulai menuliskan penglihatan-penglihatannya pada buku-buku catatan pada tahun 1943 dan terus menuliskannya (bahkan selama perang) hingga tahun 1953. Ketika selesai, penglihatan-penglihatan itu, yang meliputi seluruh kehidupan Tuhan kita, terdiri dari sekitar sepuluh ribu halaman tulisan tangan, yang kemudian disusun dan diterbitkan menjadi sebuah karya besar berjudul "The Poem of the Man-God " ("Puisi Manusia-Allah"), Centro Editoriale Valtortiano srl, 1989.

Bersama dengan karya luar biasa Puisi Manusia-Allah, Maria juga dianugerahi tambahan limaribu halaman tulisan tangan lainnya, yang meliputi penjelasan atas ayat-ayat Kitab Suci yang disampaikan kepadanya oleh malaikat pelindungnya (bernama Azarya), bersama dengan beberapa informasi luar biasa mengenai biografi dan sejarah para martir Kristen pertama (sebagian dari mereka kemartirannya ia lihat dalam penglihatan-penglihatan yang dianugerahkan kepadanya), dan beberapa pelajaran doktrin yang disampaikan kepadanya melalui "suara batin" yang juga dikenal sebagai ungkapan batin [= interior locution]. Sebagian dari karya-karya ini sekarang telah dipublikasikan dengan judul "Maria Valtorta - Buku Catatan" yang diterbitkan dalam beberapa serial buku, dan juga "Kitab Azarya" yang berisi bimbingan rohani dan informasi pencerahan yang disampaikan malaikat pelindungnya.

Maria memiliki kasih yang luar biasa kepada Allah dan kepada jiwa-jiwa. Orang sering datang mengunjunginya agar dikuatkan dan disemangati oleh perkataannya dan senyumnya yang lemah lembut. Sebab dirinya sendiri telah mengalami begitu banyak penderitaan, ia mengerti rasa sakit dan penderitaan mereka, dan dapat membimbing dan mendorong mereka untuk menerima salib hidup sehari-hari. "Kerasulan Rohani" bagi jiwa-jiwa hanyalah sebagian dari hidupnya sebagai jiwa yang berkurban, yang terdiri terutama atas penyerahan penderitaannya yang banyak itu dalam persatuan dengan Yesus sebagai silih bagi para pendosa. Dalam penglihatannya, Yesus sering menyebutnya "Yohanes kecil", mengacu pada Rasul Yohanes yang dikasihi-Nya, ia yang sangat mengasihi Yesus. Hidup Maria Valtorta dapat dibagi menjadi dua tahap: Pertama, dari kelahirannya hingga ke kelumpuhan kedua kakinya pada usia 37 tahun; yang kedua dari masa kelumpuhannya, yang membuatnya sama sekali terbaring di tempat tidur hingga wafatnya pada tahun 1961, 27 tahun kemudian.


Puisi Manusia-Allah





"Publikasikan karya ini seperti apa adanya. Tidaklah perlu memberikan pendapat mengenai asal-usulnya, apakah luar biasa atau tidak. Barangsiapa membacanya akan mengerti."

~ Paus Pius XII

Instruksi disampaikan di Vatican di hadapan saksi-saksi resmi pada tanggal 26 Februari 1948. Patut dicatat, approval Paus Pius XII ini lebih dari sekedar Imprimatur.
(pontifikat: 1939-1958)




YESUS DIBAPTIS DI SUNGAI YORDAN
dikutip dari: Puisi Manusia-Allah, Vol. 2

... Yohanes, setelah mengamati-Nya dengan seksama dengan matanya yang tajam, berseru:

"Inilah Anak Domba Allah. Bagaimanakah bisa Tuhan-ku datang kepadaku?"

Yesus menjawab dengan tenang: "Untuk menggenapi ritus penitensial."

"Tidak pernah, Tuhan-ku. Akulah yang harus datang kepada-Mu untuk disucikan, dan Engkau datang kepadaku?"

Dan Yesus, dengan menumpangkan tangan-Nya ke atas kepala Yohanes, yang telah membungkuk di hadapan-Nya, menjawab: "Biarlah dilakukan sebagaimana Aku kehendaki, bahwa segala keadilan kiranya digenapi dan ritusmu dapat menjadi awal dari suatu misteri yang lebih tinggi dan kepada manusia diberitahukan bahwa Kurban ada di dunia."  

Yohanes memandang pada-Nya dengan mata yang dibasahi airmata dan menghantar Yesus menuju tepi sungai. Yesus menanggalkan mantol dan jubah-Nya; yang melekat pada tubuh-Nya hanyalah semacam celana pendek. Ia lalu turun ke dalam air, di mana Yohanes, yang membaptis-Nya, menuangkan ke atas kepala-Nya air sungai dari sebuah mangkuk, yang diikatkan pada ikat pinggangnya. Mangkuk itu seperti sebuah kerang atau separuh labu kuning yang dikeringkan dan dibuang isinya.

Yesus adalah sungguh si Anak Domba. Anak Domba dalam putih bersih kulit-Nya, dalam kerendahan hati gerak tubuh-Nya, dalam kelemah-lembutan perilaku-Nya. Sementara Yesus naik ke te tepi sungai dan sesudah mengenakan baju-Nya Ia memusatkan diri dalam doa, Yohanes menunjuk Dia di hadapan orang banyak dan memberi kesaksian bahwa ia mengenali-Nya melalui tanda yang telah ditunjukkan Roh Allah kepadanya sebagai sarana mutlak untuk mengenali sang Penebus.

Tapi aku terpikat dalam menyaksikan Yesus berdoa, dan aku hanya dapat melihat figur-Nya yang bercahaya di samping hijaunya tepian sungai.


Yesus bersabda:

"Yohanes tidak membutuhkan tanda apapun bagi dirinya sendiri. Jiwanya, yang telah disucikan terlebih dahulu dalam rahim ibundanya, memiliki penitrasi inteligensi adikodrati yang akan dimiliki semua manusia, andai Adam tidak berdosa. Andai manusia tinggal dalam keadaan rahmat, tak berdosa dan setia kepada Pencipta-nya, maka ia akan melihat Allah melalui tampilan lahiriah. Dalam Kitab Kejadian dikatakan bahwa Allah biasa berbicara kepada manusia yang tak berdosa secara informal, dan bahwa manusia tidak pingsan mendengar suara-Nya, pula ia tidak tertipu dalam discernment [= melihat secara tajam hal-hal yang tidak jelas]. Itulah takdir manusia: melihat dan memahami Allah tepat seperti seorang anak melihat dan memahami bapanya. Kemudian manusia berdosa dan ia tidak lagi berani memandang  Allah, ia tidak lagi dapat melihat dan memahami Allah. Dan sekarang manusia semakin dan semakin berkurang dalam kemampuannya itu.

Akan tetapi Yohanes, saudara sepupu-Ku Yohanes, telah dimurnikan dari kesalahan, ketika Yang Penuh Rahmat dengan penuh kasih memeluk Elisabet yang, sesudah sekian lama mandul, telah mengandung. Si kanak-kanak kecil melonjak karena sukacita dalam rahimnya, sebab dia merasa kerak dosa jatuh dari jiwanya, seperti keropeng jatuh dari sebuah luka ketika luka itu sembuh. Roh Kudus, Yang menjadikan Maria sebagai Bunda Juruselamat, memulai misi penyelamatan-Nya pada kanak-kanak yang akan dilahirkan itu, melalui Maria, Tabernakel hidup dari Inkarnasi Penyelamatan: si kanak-kanak ditakdirkan untuk bersatu dengan-Ku bukan karena darahnya melainkan lebih karena misi, dengan mana kami bagaikan bibir yang menyampaikan suatu kata.  Yohanes adalah bibir, Aku Sabda. Dia adalah Perintis Jalan baik dalam Injil maupun dalam kemartiran; Aku, melalui kesempurnaan ilahi-Ku, menyempurnakan baik Injil yang telah dimulai oleh Yohanes, maupun kemartiran, yang diderita demi membela Hukum Allah.

Yohanes tidak membutuhkan tanda apapun. Namun suatu tanda dibutuhkan bagi kegelapan roh orang-orang lain..."  


Selengkapnya silakan baca "Puisi Manusia-Allah"




"PUISI MANUSIA-ALLAH"

II. TAHUN PERTAMA YESUS DI HADAPAN PUBLIK
44.
Perpisahan dengan BundaNya dan Keberangkatan dari Nazaret
45.
Yesus Dibaptis di Sungai Yordan
...




Setahun sebelum wafat Padre Pio, seorang perempuan bernama Ny Elisa Lucchi menanyakan kepadanya apakah ia menganjurkannya membaca "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Padre Pio menjawab, "Aku tak hanya menganjurkannya, aku mendesakmu untuk membacanya!"

Pater Leo, yang menjadi imam pribadi Beata Teresa dari Calcutta selama tiga tahun, memperhatikan bahwa sang biarawati selalu membawa tiga buku bersamanya, ke manapun ia pergi. Yang satu adalah Kitab Suci dan yang lain adalah Brevir. Pater Leo menanyakan buku yang ketiga, dan itu adalah "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Ia menanyakan kepada Moeder Teresa buku tentang apa itu, dan sang beata mengatakan kepadanya "Bacalah." Sang imam bertanya lagi, dan ia menanggapi dengan jawaban yang sama, "Bacalah." Lebih lanjut, pada tahun 1996, Beata Teresa mengajukan satu permintaan pribadi kepada seniman Susan Conroy untuk menggambarkan lukisan Bunda Maria sebagaimana Ia tampak menurut penggambaran Maria Valtorta.

Penglihatan dan Dikte Yesus kepada Uskup Agung Don Ottavio Michelini, "Aku telah mendiktekan kepada Maria Valtorta, suatu jiwa yang berkurban, suatu karya yang luar biasa. Mengenai karya ini, Aku-lah Pengarangnya. Engkau sendiri, Nak, telah melihat reaksi-reaksi marah Setan…. Kau telah melihat pertentangan hingga banyak imam menolak karya ini. Ini juga membuktikan, Nak, bahwa ia yang tidak mengenali dalam Puisi itu aroma Ilahi, parfum adikodrati, memiliki jiwa yang terbeban dan suram."




4 Agustus
8 Agustus
9 Agustus
21 Agustus





“Saya ingin mengajak umat Kristiani dengan percaya diri, dan dengan kreativitas yang terbina dan bertanggungjawab, bergabung dalam jejaring hubungan yang dimungkinkan oleh jaman digital. Hal ini bukan saja untuk memuaskan keinginan untuk hadir, tetapi karena jejaring ini merupakan bagian utuh dari hidup manusia. Internet memberikan sumbangsih bagi perkembangan cakrawala intelektual dan spiritual yang lebih kompleks, bentuk-bentuk baru kesadaran berbagi. Di dalam wilayah ini juga kita dipanggil untuk memaklumkan iman kita bahwa Kristus adalah Allah, Penyelamat umat manusia dan Penyelamat sejarah, yang di dalam-Nya segala sesuatu memperoleh kepenuhannya (bdk. Efesus 1:10).”
~ Paus Emeritus Benediktus XVI, Hari Komunikasi Sedunia ke-45, Juni 2011
Wadah bagi para pembaca setia Yesaya untuk saling bertegur sapa, saling sharing, bertukar pikiran, agar masing-masing diteguhkan dan dikuatkan dalam iman dan persaudaraan sejati.




Yang Tetap:
 EDISI YESAYA SEBELUMNYA
 ALLAH TRITUNGGAL MAHAKUDUS
 GEREJA KATOLIK (Hierarki, Magisterium, …)
 SAKRAMEN & SAKRAMENTALI
 SAKRAMEN EKARISTI (Perayaan Ekaristi, Komuni Kudus, Adorasi, Mukjizat, Kesaksian …)
 KITAB SUCI, KEUTAMAAN, SPIRITUALITAS & KOMUNITAS KRISTIANI
 MASA ADVEN & NATAL
 MASA PRAPASKAH & PASKAH
MENGUNJUNGI GEREJA KATOLIK (Tempat Ibadat, Perangkat Liturgis,…)
 SERBA-SERBI IMAN KATOLIK
 DOA & DEVOSI (Macam2 Doa, Devosi, Meditasi, …)
 BUNDA MARIA (Dogma, Devosi, Penampakan, …)
 ST YOSEF, PARA MALAIKAT & PARA KUDUS
 RIWAYAT SANTA & SANTO
 ZIARAH IMAN BERSAMA PARA KUDUS
 HIDUP MANUSIA (Keluarga, Feminisme, Seksualitas, Kontrasepsi, Aborsi, Eutanasia, Kematian, …)
 KEHIDUPAN SESUDAH MATI (Api Penyucian, Surga, Neraka, …)
 KATEKESE (berbagai topik)
 SUARA GEMBALA
 ANDA BERTANYA, KAMI MENJAWAB
 TANYA JAWAB IMAN KATOLIK
 YANG MENARIK & YANG LUCU


 Yesus Kekasih Ekaristik Kita
 Devosi Kerahiman Ilahi
Yesus Kristus Sahabat Dalam Sakit
 Kesaksian Yesus dan Maria ~ Catalina (Katya) Rivas
 Kisah Hidup Yesus Kristus dan BundaNya oleh B. Anna Katharina Emmerick
 Dukacita Sengsara Tuhan Kita Yesus Kristus oleh B. Anna Katharina Emmerick
 Tujuh Duka Santa Perawan Maria oleh St. Alfonsus Maria de Liguori    
 Anjuran Apostolik "Redemptoris Custos" oleh Paus Yohanes Paulus II  



Belum menemukan informasi yang Anda butuhkan? Silakan pergunakan fasilitas Google Search untuk mempermudah pencarian dengan mengetikkan kata kunci, misalnya “perpuluhan”.





Kontak Webmaster : yesaya@indocell.net






Website Media Bina Iman Katolik YESAYA
Sejak November 2000
Last updated : Agustus 2014